Berita

Kepiting Laba-Laba Jepang/net

Nusantara

Kepiting Laba-laba Jepang Tak Begitu Diminati Pengunjung Seaworld

KAMIS, 29 JUNI 2017 | 01:44 WIB | LAPORAN:

Koleksi biota laut di Ocean Dream Samudra dan Seaworld kian beragam dengan kehadiran Japanese Spider Crab (Kepiting Laba-laba Jepang), Giant Pacific Octopus (Gurita Pasifik Raksasa), dan Pinecone Fish (Ikan Nanas).

Biota laut tersebut menjadi diharapkan dapat menarik minat pengunjung, Taman Impian Jaya Ancol.

"Japanese Spider Crab ini koleksi terbaru Seaworld Ancol. Kepiting, tapi menyerupai Laba-laba," kata Kabag Promosi dan Acara Departemen Tirta PT Taman Impian Jaya Ancol Annisa Na'amin saat dikonfirmasi, Rabu (28/6).


Menurut Nisa, kepiting yang hidup di laut sub tropis itu bisa merayap seperti laba-laba. Jika di laut, merayap di karang. Ukurannya pun bisa mencapai 380 sentimeter (cm) dengan berat 20 kilogram.

"Kalau di Jepang, Japanese Spider Crab sudah populer. Seaworld Ancol baru punya satu, ukurannya saat ini diameter 100 cm. Bisa lebih besar lagi hingga 300 cm," papar mantan Kabag Humas Ancol itu.

Namun, daya tarik unik dari biota laut tersebut, bukanlah target utama para pengunjung. Lalu, apa yang paling diminati pengunjung Seaworld Ancol?

"Biasanya pengunjung tanya ikan hiu dan ikan pari," tutur Nisa.

Meski demikian, sebagai pelengkap dari kehadiran biota unik ini, Seaworld Ancol juga mempersembahkan Octopus Dance pada saat feeding show di aquarium utama.

Termasuk kuis menarik Secret Hunt yang digelar khusus bagi pengunjung saat libur Lebaran.

Untuk melihat tiga koleksi baru dari Seaworld Ancol ini, pengunjung dikenakan biaya masuk Seaworld sebesar Rp 80 ribu untuk hari biasa dan Rp 90 ribu di akhir pekan.[san]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya