Berita

Loket E-Tiketing/RMOL

Bisnis

Rampung Usai Lebaran, Ini Fungsi Loket Tiket Elektronik Di Terminal Pulogebang

KAMIS, 29 JUNI 2017 | 00:33 WIB | LAPORAN:

Badan Penyelenggara Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) mengadakan loket E-tiketing terpadu di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur.

E-tiketing tersebut nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk membeli tiket bus antar kota tanpa perlu mendatangi loket.

"Disini (Terminal Pulogebang) masih bnyak loket PO (Perusahaan Otobus) yang menjual tiketnya masing-masing, sehingga banyak space. Nah, ini Kementrian Perhubungan dari BPTJ bekerja sama dengan Organda mengadakan loket e-tiketing terpadu," ujar Sekretatis Jenderal Kemenhub, Sugihardjo kepada wartawan di Terminal Pulogebang, Rabu (28/6).


Sampai saat ini e-tiketing masih dalam proses persiapan. Sugihardjo mengungkapkan, rencananya loket tersebut akan mulai beroperasi usai Lebaran. Hingga saat ini sudah sepuluh PO yang bergabung dalam e-tiketing itu.

"Jadi kewajiban perusahaan adalah menyiapkan informasi, jurusannya mana, bus layanannya seperti apa, kursinya 2-3 atau 2-2, ada toilet atau tidak dan harga," jelasnya.

Mengenai harga tiket, Sugihardjo menjelaskan bahwa sewaktu-waktu tarif bus memang bisa berubah-ubah, tergantung dari perusahaan otobus. Loket e-tiketing akan tetap memperbaharui jika adanya fluktuatif harga tiket. Dan penumpang bisa mendapatkan informasi tersebut.

"Kalau ada perubahan harga dan layanan, itu di informasikan ke server. Penumpang nanti bisa klik sendiri. Penumpang milih jurusannya, milih perusahaanya apa, mobil apa,  nanti di sini (e-tiketing),"

Walaupun sampai saat ini baru sepuluh PO yang bergabung dengan e-tiketing, Sugihardjo yakin lambat laun seluruh perusahaan otobus akan ikut beralih untuk bergabung. Ia mengungkapkan, sistem e-tiketing lebih memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk membeli tiket.

"Itu kembali pada masing-masing perusahaan. Saya mengimbau agar semua perusahaan bisa bergabung. Sehingga bisa memberikan layanan yang lebih baik pada masyarakat," pungkasnya.

Sampai saat ini loket e-tiketing tersebut baru tersedia di Terminal Pulogebang. Sugihardjo berharap kedepan seluruh terminal bisa terpasang dengan sistem e-tiketing itu.[san] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya