Berita

Politik

Hasto: Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Elit PDI Perjuangan

KAMIS, 22 JUNI 2017 | 12:37 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Hasto: Waspadai berbagai modus penipuan mengatasnamakan elit PDIP

RMOL. DPP PDI Perjuangan mengimbau kepada seluruh warga partai dan masyarakat luas untuk mewaspadai penipuan yang marak terjadi akhir-akhir ini.

Mislanya kini, ada sindikat yang menggunakan nomor handphone dan memasang foto Sekjen DPP PDI Perjuangan dan foto DPP lainnya untuk meminta uang dengan menggunakan modus untuk THR Lebaran.


"Hebatnya sindikasi itu bisa membuat rekening atas nama saya, dan atas nama pribadi DPP lainnya. Beberapa waktu yang lalu kami sudah laporkan dan sindikasinya berhasil ditangkap," ujar Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Jakarta, Kamis (22/6).

Atas maraknya modus penipuan tersebut, DPP PDI Perjuangan mengimbau agar siapapun jangan pernah memercayai adanya permintaan dana, meskipun menggunakam rekening atas nama Sekjen PDIP sekalipun. Sebab kuat dugaan, itu adalah penipuan yang terorganisir.

"Kami sudah beberapa kali berkirim surat kepada direksi Bank-bank nasional terhadap rekening dengan atas nama palsu tersebut. Namun penipuan tetap berjalan terus," ungkap Hasto.

Ditambahkannya, modus penipuan juga pernah terjadi untuk para bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

"Semua pihak yang dihubungi oleh pihak sindikat penipuan yang mengatasnamakan kami agar melaporkan kepada polisi, kalau perlu jebak saja mereka agar benar-benar kapok. Harap diperhatikan kami tidak pernah jual beli rekomendasi," ujar Hasto dengan nada geram.

Hasto juga mengharapkan aparat penegak hukum agar dapat lebih intensif mengatasi pemalsuan KTP dan nomor rekening tersebut. [ysa]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya