Berita

Ketua MUI-Mendikbud

Politik

Mendikbud Muhadjir Effendy Tetap Bersikap Proporsional, Tegar, Dan Tegas

SELASA, 20 JUNI 2017 | 05:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Muhadjir Effendy sudah menjelaskan secara langsung ke berbagai pihak termasuk yang awalnya kontra terhadap Permendikbud 23/2017 tentang Hari Sekolah tersebut.

Penguatan pendidikan karakter (PPK) yang diatur di dalam Permendikbud tersebut dilaksanakan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Penerapannya pun akan sangat bervariasi di tiap daerah dan sekolah.

Bahkan Ketua Umum MUI dan yang juga Rais Aam PBNU KH Maruf Amin, setelah mendapatkan penjelasan, mengapresiasi kebijakan penguatan karakter dan restorasi sekolah yang dilaksanakan Kemendikbud tersebut.


Menurut Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, bila pada akhirnya ikhtiar ikhlas menindaklanjutkan instruksi Presiden untuk menguatkan pendidikan karakter dalam merealisasikan visi revolusi mental dipolitisasi oleh berbagai pihak dengan narasi-narasi yang menyesatkan, Mendikbud tetap akan bersikap dengan proporsional dan tegas.

Muhadjir yang merupakan salah satu Ketua PP Muhammadiyah tersebut akan tetap tegar meski ditengarai upaya penyesatan opini atas Permendikbud tersebut dilakukan kelompok tertentu untuk kepentingan politik dan ekonomi.

"Mendikbud Prof. Muhadjir Effendy yang kami kenal adalah orang yang tegar dan tegas dengan pendirian beliau," ungkap Dahnil dalam keterangan persnya (Senin, 19/6).

"Kami yakini jabatan menteri bukan tujuan beliau dan kapan saja beliau pasti siap melepaskannya. Memberikan kontribusi mencerdaskan dan mendorong perubahan akhlak anak bangsa adalah tujuan utama beliau," demikian Dahnil.[zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya