Berita

Muhammad Sulton Fatoni

Salat Idul Fitri

SENIN, 19 JUNI 2017 | 07:10 WIB | OLEH: MUHAMMAD SULTON FATONI

SELEPAS puasa Ramadhan, umat Islam menyelenggarakan salat Idul Fitri. Ada yang salat di Masjid, di tanah lapang, juga di Surau. Masyarakat muslim memang mengenal dua lebaran, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Kedua moment lebaran ini ditandai dengan salat Idul Fitri dan salat Idul Adha.

Kalimat "idul fitri" itu terdiri dari dua kata, yaitu 'ied yang berarti "kembali", dan fithri artinya bersih. Disebut "salat ied" sebagai simbol agar kita memperbanyak kembali kepada Allah dengan cara beribadah kepadanya.

Salat Idul Fitri itu termaktub dalam al-Quran dan dilakukan Rasulullah beserta para sahabatnya. Salat 'ied pertama kali yang Rasulullah lakukan itu Idul Fitri pada tahun kedua Hijrah. Imam Mawardi mencatat bahwa saat itu pula diwajibkan zakat fitrah. Karena itu maka para ulama sepakat bahwa salat idul fitri itu sunnah muakkad, sangat dianjurkan.


Sedangkan waktu salat Idul Fitri cukup panjang, yaitu setelah matahari terbit di ufuk timur dan berakhir saat memasuki waktu salat Dhuhur (ba'daz zawal). Meskipun waktunya panjang, mayoritas masyarakat muslim Indonesia lebih memilih salat 'ied saat matahari baru muncul di ufuk timur. Mereka bersiap salat 'ied selesai salat Shubuh dan memulai salat 'ied kira-kira pukul 06.30 Wib. Ada juga baru mulai salat 'ied sekitar pukul 07.30 wib, seperti masjid Istiqlal Jakarta.

Salat Idul Fitri dilakukan secara berjamaah. Namun bagi seseorang yang sedang udzur berjamaah tetap disunnahkan salat idul fitri, seperti seseorang yang sedang menempuh perjalanan, orang yang sedang sendirian di suatu tempat dan lainnya.

Pada rakaat pertama salat Idul Fitri menggunakan takbir sebanyak tujuh kali di luar takbiratul ihram. Sedangkan rakaat kedua menggunakan takbir sebanyak lima kali di luar takbir berdiri dari sujud. Antara tiap-tiap dua takbir hendaknya ada jeda waktu kira-kira cukup untuk membaca "subhanallah walhamdulillh wa la ilaha illallah wallahu akbar". Bacaan imam pada salat Idul Fitri dikeraskan (jahr).

Seusai salat Idul Fitri disunnahkan khutbah dua. Jadi khutbah salat Idul Fitri kebalikan dari khutbah salat Jumat yang dilakukan sebelum salat. Jika khutbah Idul Fitri dilkukan sebelum salat maka khutbah tersebut tidak terhitung kesunnahan salat 'ied. Pada khutbah pertama sunnah dibuka dengan takbir sebanyak sembilan kali. Sedangkan pada rakaat kedua sunnah takbir sebanyak tujuh kali.

Salat 'Idul Fitri boleh diselenggarakan di tanah lapang. Meskipun salat Idul Fitri diselenggarakan di kota Mekkah tetap boleh menyelenggarakan salat 'ied di tanah lapang. Hanya saja salat 'ied di masjidil haram tetap lebih utama. Antara tanah lapang dan masjid dalam konteks salat Idul Fitri, para ulama sepakat masjid yang lebih diprioritaskan. Selamat Berpuasa. [***]

Penulis adalah Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya