Berita

Foto/Net

Nusantara

Menpora: Tabuh Genderang Perang Terhadap Narkoba

JUMAT, 16 JUNI 2017 | 04:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bersama Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin memberi pembekalan dan mengukuhkan 360 kader pemuda anti aarkoba se Sumsel, di Griya Agung, Kota Palembang, Kamis (15/6). Pemuda anti narkoba adalah generasi yang berani melawan narkoba, siap mengawal dan menyelematkan masa depan bangsa.

Menpora mengatakan selain radikalisme, terorisme, seks bebas dan HIV/AIDS, ada ancaman serius pembangunan pemuda Indonesia yaitu maraknya peredaran narkotika dan obat-obat adiktif yang begitu menggoda anak-anak muda. Usia 16 sampai 30 tahun sebagai usia pemuda menjadi sasaran potensial tangan-tangan jahat peruntuh martabat bangsa dengan tipu daya narkoba.

"Kini saatnya pemuda sebagai pemangku peradaban siap jihad perang melawan narkoba musuh bersama," ungkap Menpora.


Sebagai kader pemuda anti narkoba yang baru saja dikukuhkan, lanjut Menpora, tantangan di lapangan tidak mudah, mafia pemasok dan pengedar memasuki seluruh sendi kehidupan, oleh karenanya tugas-tugas mulia menanti diantaranya secara jelas mensosialisasikan secara terus menerus tentang bahaya narkoba.

Rencana aksi alias action plan harus dibuat terukur dan terarah. Dilanjutkan rekrutmen teman-teman sebaya di lingkungan masing-masing dengan dibarengi kampanye bahaya narkoda yang dikemas apik sesuai cara dan bahasa yang mudah dipahami serta diterima anak muda.

"Hari ini sertifikat sudah didapat, pin sudah disematkan, selanjutnya tugas berat menanti, siapkan hati dan diri untuk menabuh genderang perang terhadap narkoba, selamatkan masa depan bangsa," ucap Menpora berapi-api.

Pemberantasan peredaran narkoba tidak hanya menjadi tugas BNN semata, tetapi mejadi tanggung jawab bersama, para pemuda itu sendri sebagai sasaran utama, masyarakat, pemerintah daerah seperti dukungan penuh Pemprov Sumsel, dan pemerintah pusat seperti program unggulan Kemenpora Pemuda Anti Narkoba. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya