Berita

Foto/Net

Bisnis

PTPP Berbagi Bingkisan Ramadhan 2017

RABU, 14 JUNI 2017 | 00:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

PT PP (Persero) Tbk membagikan bingkisan ramadhan secara gratis bagi masyarakat yang kurang beruntung di lima wilayah berbeda di Jakarta dan Bekasi, Selasa (13/6).

"Diharapkan masyarakat yang kurang mampu dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan, dan menghadapi lonjakan harga-harga kebutuhan pokok lainnya di bulan Ramadhan tahun ini," kata Direktur Utama Perseroan, Tumiyana, kepada media di sela-sela pembagian Bingkisan Ramadhan di Masjid Al Furqon Jati Padang, Jakarta Selatan.

Selain Masjid Alfurqon Jati Padang, paket bingkisan diserahkan perseroan melalui empat masjid lainnya, yakni Masjid Nurul Iman Karang Bahagia, Bekasi; Masjid Darussalam Karang Haur, Bekasi; Masjid Baiturachman Gedong, Jakarta Timur dan Masjid Jami Al Murtado Tanjung Barat, Jakarta Selatan.


Paket bingkisan yang dibagikan berisi 5 kg beras premium, 2 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 1 kaleng biskut, 1 botol sirup, 1 bungkus kecap dengan total paket seharga minimal Rp 200 ribu per paket.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program BUMN Hadir Untuk Negeri 2017 yang dicanangkan oleh Kementerian BUMN dan dilaksanakan secara serentak oleh 14 BUMN dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan dan menyambut hari raya Idul Fitri, serta sebagai wujud kepedulian BUMN terhadap kebutuhan sembako masyarakat yang biasanya melonjak setiap bulan Ramadhan.

Total bingkisan dari program CSR sebanyak 200 ribu paket didistribusikan di 100 titik masjid di wilayah Jabodetabek. Di waktu bersamaan Presiden Joko Widodo menghadiri pembagian bingkisan ramadhan BUMN yang berlokasi di daerah Rawa Bebek, Penjaringan.

"Program CSR ini wajib diberikan bagi masyarakat yang kurang mampu sebagai perwujudan dari program yang diterapkan oleh Kementerian BUMN setiap tahunnya, yaitu BUMN Hadir Untuk Negeri. Dimana perusahaan-perusahaan BUMN bersinergi untuk turut berkontribusi dan peduli terhadap masyarakat sekitar," kata Tumiyana.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya