Berita

Stephen Curry/Net

Olahraga

Matikan Lagi Gerak Curry

Final NBA
SELASA, 13 JUNI 2017 | 10:29 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jelang gim 5 final NBA 2017 bintang Golden State Warriors, Stephen Curry berjanji tampil agresif untuk mengalahkan Cleveland Cavaliers di Oracle Arena, hari ini WIB untuk me­nyabet gelar juara. Sebaliknya, kubu lawan akan mematikan gerak sang bintang.

Curry tampil buruk di gim 4 dengan hanya memasukkan bola empat kali dari 13 usaha dan mencetak 14 angka sehingga Warriors tumbang 116-137. "Saat menguasai bola, saya harus lebih sering menerobos menuju keranjang dan membantu rekan-rekan," kata Curry dikutip AFP.

Dia dijaga dua pemain sehingga tidak berkutik. Pelatih Warriors, Steve Kerr, mengakui strategi itu jitu. Tapi, dia men­gaku sudah menyusun taktik lain agar anak asuhnya lebih leluasa. Dengan pendekatan ini, Curry berharap dapat mengangkat trofi di hadapan pendukung sendiri. "Akan jadi momen menyenangkan jika kami mampu melakukannya," ujarnya.


Sementara itu, Cavaliers akan kembali menerapkan strategi sama dengan mematikan Curry. Meski begitu, pelatih Cavaliers, Tyronn Lue mengakui taktik itu memiliki kelemahan mengingat Warrios punya banyak sumber angka. Mereka juga memiliki Kevin Durant dan Klay Thompson. "Curry sangat berbahaya. Namun, satu pemain mereka akan bebas jika kami mengerahkan dua pemain untuk Curry. Kalau sudah begitu, kami mesti mengh­entikan Curry memberi bola ke rekan-rekannya," kata pemain Cavs, Lebron James. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya