Berita

PTPP Beri Bantuan/RMOL

Nusantara

PT PP Serahkan Bantuan Dana Ke Pesantren Dan Yayasan Sosial Di Banten

SENIN, 12 JUNI 2017 | 22:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

PT PP (Persero) Tbk menyerahkan bantuan sebesar Rp 100 juta kepada 10 pondok pesantren dan lembaga sosial anak di Provinsi Banten.

Dana yang merupakan bantuan dari program Coorporate Social Responsibility (CSR) ini diberikan secara simbolis dalam kegiatan buka puasa bersama para santri dari pondok pesentren dan anak yatim piatu di Mapolda Banten, Serang, Sabtu (10/6).

"Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat berguna dan memberikan manfaat terutama di bulan Ramadhan ini," ujar Komisaris Utama PT PP (Persero) Tbk Andi Gani Nena Wea, dalam keterangan kepada redaksi, Senin (12/6).


Andi Ghani menjelaskan kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh PT PP (Persero) Tbk selaku BUMN. Tetapi dilakukan oleh semua BUMN yang ada di Indonesia sebagai perwujudan dari semangat yang dicanangkan oleh Kementerian BUMN melalui program BUMN Hadir untuk Negeri.

"Inilah bentuk dukungan perusahaan untuk kegiatan peduli terhadap sesama yang akan terus dilaksanakan oleh Perseroan dari waktu ke waktu guna menjaga tali silaturahmi dengan sesama," katanya.

Penyerahan bantuan diberikan Andi Gani Nena Wea dan Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo kepada Pondok Pesantren Tebu Ireng Pimpinan KH Ahmad, Pondok Pesantren Al Fathoniyah Pimpinan KH Matin Sarkowi, Pondok Pesantren Al Mubarok Pimpinan KH Yusuf, Pondok Pesantren Raudatul Ulum Pimpinan Abuya Muhtadi, Pondok Pesantren Alhikmatul Mubaligoh Pimpinan KH Masduki.

Kemudian Yayasan Yatim Piatu Tanwirul Qulub Pimpinan Ustad Pulung, Yayasan Yatim Piatu Baiturahman Pimpinan Hamid Ali, Yayasan Suy Al Kahfi Pimpinan Fahmi Ardi, Yayasan Abdul Yatama Pimpinan Ustad Iton Abdulloh Mustain dan Panti Sosial Asuhan Anak Al Mubarok Pimpinan KH. Mahmudi.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, bantuan CSR sebesar Rp 20 juta diberikan perseroan kepada pengurus masjid Baiturahman Polda Banten.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya