Berita

Referendum Puerto Rico/BBC

Dunia

Referendum Puerto Rico Minta Jadi Negara Bagian Ke-51 AS

SENIN, 12 JUNI 2017 | 15:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Wilayah Puerto Rico menggelar referendum akhir pekan kemarin untuk meminta Kongres menjadikannya negara bagian Amerika yang ke-51.

Lebih dari 97 persen pemilih di Puerto Rico memilih untuk bergabung dengan AS untuk menjadi mandiri atau memiliki wilayah pemerintahan sendiri.

Namun, hanya 23 pemilih yang terpilih untuk memberikan suara mereka di tengah boikot oposisi, dan hasilnya tidak mengikat.


Keputusan akhir juga tidak ada di tangan mereka tapi hanya sampai ke Kongres.

Itu tidak bertindak atas hasil referendum sebelumnya, yang merupakan kali pertama mayoritas suara sah dilemparkan untuk kenegaraan di bekas koloni Spanyol.

Hampir 30 persen dari seluruh pemilih dalam pemilihan tersebut dikecualikan atau surat suara tidak sah, sebuah situasi yang menimbulkan keraguan tentang legitimasi politik suara tersebut.

Referendum 2017 disebut oleh pemerintah pulau tersebut dengan latar belakang krisis ekonomi, yang beberapa atribut setidaknya sebagian terhadap status hukum Puerto Rico yang tidak biasa, di tengah antara kemerdekaan dan kenegaraan penuh.

Semua warga Puerto Rico sudah menjadi warga negara AS, dengan hak yang tidak terbatas untuk tinggal di daratan AS. Tetapi jika mereka memperoleh kenegaraan, Puerto Rico yang tinggal di pulau itu akan untuk pertama kalinya dapat memilih dalam pemilihan presiden AS, dan akan memilih anggota parlemen dengan hak untuk memberikan suara di Kongres AS.

Puerto Rico juga akan memenuhi syarat untuk mendapatkan manfaat kesejahteraan penuh yang saat ini tersedia bagi warga AS yang tinggal di 50 negara bagian.

Di sisi lain, orang Puerto Riko di pulau itu harus mulai membayar pajak penghasilan federal penuh. Mereka saat ini tidak membayar pajak penghasilan AS atas penghasilan yang diperoleh di pulau itu. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya