Berita

Tantowi Yahya/Net

Politik

Tantowi Minta WNI Di Selandia Baru Tidak Terseret Proxy War

SENIN, 12 JUNI 2017 | 08:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL.  KBRI Wellington kembali menjadi tuan rumah buka puasa dan taraweh keliling (tarling) Umat Muslim Indonesia (UMI) pada Minggu (11/6).

Dubes RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya menjelaskan bahwa tarling di KBRI ini terasa semakin istimewa karena turut dihadiri oleh belasan pengurus Persekutuan Kristiani Indonesia Wellington (Perkiwi). Apresiasi secara khusu diberikan Tantowi atas kehadiran tersebut karena telah menunjukkan rasa hormat dan toleransi antar umat beragama di kalangan WNI di Selandia Baru.

Dalam sambutannya, Tantowi mengajak seluruh peserta memanfaatkan bulan suci Ramadhan untuk memperkuat kesatuan dan persatuan dengan meningkatkan silaturahmi dan toleransi.


"Bangsa Indonesia saat ini, sedang dilanda oleh perang proxy (proxy war), perang yang dimainkan oleh kelompok atau kekuatan tertentu melalui tangan-tangannya yang ada di dalam masyarakat kita. Tujuan perang proxy cuma satu, memecah belah kita," jelasnya.

Untuk itu, ia meminta kepada WNI di Selandia Baru untuk tidak terseret dalam perang proxy ini.

"Kita harus sadar bahwa sesungguhnya kita sedang dijadikan alat oleh kekuatan tersebut. Negara sekuat Indonesia hanya bisa dicaplok jika rakyatnya tercerai berai dan saling berhadap-hadapan," sambung politisi Golkar itu.

Acara ini turut diisi oleh tausyiah yang dibawakan oleh Ustaz Farid Saenong yang mengambil tema pentingnya memperkuat silaturahmi. [ian]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya