Berita

FSB/RMOL

Politik

FSB Bersama Ratusan Santri Siap Mencegah Kelompok Yang Mengklaim Pemilik Kebenaran

MINGGU, 11 JUNI 2017 | 05:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Forum Silaturahmi Bangsa (FSB) bersama Majelis Ta’lim Darul Muhibbin (Lebak Bulus-Cilandak Barat) mendeklarasikan gerakan mengikis pluralisme.

Deklarasi yang dihadiri ulama, Habaib dan tokoh masyarakat setempat serta santri itu menurut Pimpinan Darul Muhibbin Agus Salman menegaskan tantangan besar yang mengancam proses pembangunan bangsa Indonesia yakni upaya gerakan kelompok-kelompok separatisme yang berusaha memecah belah Indonesia dengan bentuk gerakan fundamentalisme agama.

"Bagi mereka, pancasila sebagai dasar ideologi bangsa Indonesia masih belum final. Kelompok ideologi radikalisme ini sering menebarkan teror di berbagai daerah yang dapat mengikis pluralisme di Indonesia," kata Agus melalui siaran pers kepada redaksi, Minggu (11/6).


Dia menjelaskan, aksi radikalisme yang mengatasnamakan agama juga seharusnya tidak ada di Indonesia, karena dalam agama apapun tidak melegitimasi untuk melakukan kekerasan. Dari sudut pandang kehidupan berbangsa dan bernegara, bahwa kekerasan tidak dibenarkan untuk alasan apapun.

"Gerakan kelompok radikalisme yang identik dengan kekerasan dan teror terbukti telah merusak tatanan harmonis kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Agus.

Kata dia, kelompok ini juga mengklaim sebagai pemilik kebenaran dan sering mempertentangkan perbedaan dari pada menghargai keberagaman. Dengan aktif melakukan propaganda, provokasi dan penggalangan kekuatan termasuk kekuatan politik inilah ciri-ciri mereka yang ingin membuat perpecahan bahkan ingin mengganti ideologi Negara Pancasila.

"Adalah kewajiban bagi kita untuk menjaga keutuhan Negeri ini, ideologi Pancasila yang secara konsesus sudah ditetapkan oleh pendiri bangsa ini juga harus dipastikan tidak dirusak oleh kelompok-kelompok yang ingin membuat perpecahan," kata dia.

FSB didirikan dengan tujuan mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan toleransi antar semua golongan di Indonesia, baik golongan agama, suku, ekonomi, sosial, budaya, dan politik, demi menciptakan kehidupan yang damai, berkeadilan dan berkeadaban. Selain itu, FSB juga merupakan organisasi terbuka dan siap bekerjasama dengan semua elemen bangsa yang memiliki komitmen kebangsaan, toleransi dan berupaya menciptakan kehidupan yang harmoni serta berkeadilan.[san]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya