Berita

RMOL

Politik

Megawati Dan Jokowi Bikin PDIP Tetap Dipercaya Rakyat

JUMAT, 09 JUNI 2017 | 02:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Sejumlah lembaga survei menempatkan  PDI Perjuangan di pososi teratas. Elektabilitas yang tinggi tersebut tidak bisa terlepas dari peran Ketua Umum Megawati Soekarno Putri dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Demikian disampaikan Politikus Muda PDI Perjuangan Maruarar Sirait saat menjadi pembicara dalam Rilis Survei Nasional SMRC yang bertajuk 'Politik Nasional Pasca Pilkada DKI Jakarta' di Kantor SMRC, Cikini, Jakarta, Kamis (8/6).

Selain Maruarar, acara tersebut juga dihadiri Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan, politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai dan Waketum Partai Gerindra Ferry Jualiantono.  


Maruarar mengatakan, Megawati memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga dan mempertahankan suara partai. Pasalnya Megawati mampu mensolidkan partai dan terus menerus memperjuangkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.

"Kemampuan Ibu Megawati mensolidkan dan menjaga Pancasila inilah yang menjadikan PDI Perjuangan masih dicintai dan dipercaya rakyat," katanya.

Lebih lanjut, Maruarar mengungkapkan bahwa figur Presiden Joko Widodo juga memiliki peran yang penting untuk mendongrak elektabilitas PDI Perjuangan. Rakyat masih menaruhkan harapan dan kepercayanya kepada mantan Wali Kota Surakarta ini.

"Dari lembaga survei membuktikan masyarakat mengapresiasi kinerja Presiden Jokowi. Dan rakyat juga percaya bahwa presiden masih berada pada arah yang benar untuk mengubah bangsa ini lebih baik," jelasnya.

Survei yang dilakukan SMRC menunjukkan bahwa PDI Perjuangan masih pada posisi teratas yakni sebesar 21,7 persen dan disusul oleh Partai Gerindra sebesar 9,3 persen.

Survei nasional ini dilakukan pada 14-20 Mei 2017 dengan melibatkan 1.350 responden yang dipilih dengan teknik multistage random sampling dari total populasi nasional yang sudah memiliki hak pilih pada pemilihan umum, yakni mereka yang berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketiva survei dilaksanakan. Margin eror survei ini rata-rata plus minus 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. [wah]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya