Berita

Dadang Merdesa/Dok

Publika

Federasi Nusantara Dan Segala Hal Yang Perlu Diperjuangkan.

KAMIS, 08 JUNI 2017 | 12:54 WIB

KETAHUILAH...
PDIP lumayan besar di Jawa Barat, sebab sejak PKI dibubarkan, mayoritas eksodus ke PDI, terlebih setelah jadi PDIP...

Adapun Keluarga DI-TII dan sebagian Ummat PNI: Partai Nasionalis Indonesia, hijrah ke Golkar...

Kini,

Kini,
Paska Revolusi 212, dan Pilgub DKI Jakarta, Ummat Marhaen dan Kaum Muslimin, banyak yang beralih ke GERINDRA...

Itulah resiko pemilihan langsung dari Pilpres dan Pilkada. Selera Rakyat terhadap Partai dan Figur Pemimpin sangat dinamis dan berlebihan. Sementara Elit Partai dan Elit Penguasa, sangat minus keADABan, bagaikan serigala berebut buruannya...

Maka solusi dari kondisi sedemikian itu, sudah sepuluh tahun lebih saya wacanakan kePEMIMPINan dengan Lelaku Dijalan KeBUDAYAan sekaligus keNABIan. Sesuai dengan ayat di Quran:
"...Kuciptakan manusia ber-SUKU-BANGSA agar saling mengenal..."
Suku-Bangsa adalah entitas keBUDAYAan. Itulah mengapa ada semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Yang sejatinya konsep keTATA-NEGARAan Bangsa-Bangsa di NUSANTARA adalah FEDERASI, Federasi Nusantara. Seperti yang dianut Masyarakat Aseli Benua Amerika...

Di Quran juga, tertera ayat yang menyatakan,
"Disetiap Negeri, Diturunkan Para Nabi dan keNABIan, yang berasal dari Negeri tersebut..."
Itulah kenapa saya bersetuju dengan istilah "DEMOKRASI-TERPIMPIN"
Yang berkoneksi dengan PANCASILA pada sila 4,
"Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmah, Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan"
Yang kini, setelah UUD45Aseli diamandemen jadi UUD2002, satu-satunya institusi yang masih menganut Demokrasi-Terpimpin, adalah TNI. Yang masih menganut sistem hirarki dalam jenjang Pengambilan kePUTUSan keBIJAKan. Yang tentu saja masih logika DEMOKRASI, tak ada hubungannya dengan MILITERisme. Justru sekarang ini ada banyak tokoh SIPIL ketum partai tapi kelakuan FASIS dan MILITERISTIK dan beraroma MILITERISME dan berpenyakit SIPILis...

Dari uraian diatas, justru Konsep Negara IMPERIUM, sangat bertentangan dengan Lelaku keNABIan. Itulah yang menjelaskan kenapa Nabi Muhammad SAW mengirim surat pada Kaisar Romawi,  untuk mengajak kembali ke ISLAM = Nilai-nilai keNABIan = BerSERAH-DIRI pada Sunnahtulloh, hukum SMESTALAM = pasrah = selamat...
Dari situlah konsep Khilafah Hizbut Tahrir adalah konsep IMPERIUM, seperti halnya dengan konsep Khilafah Wahabi juga Khilafah Katholik...
Maka dengan sendirinya, kalau saja Khilafah HTI dibubarkan, maka Khilafah-Wahabi, Khilafah-Syiah dan Khilafah-Katholik juga musti dibubarkan, sebab sama-sama berkonsep Imperium, tentunyaaahh...

Adapun "Saya Pancasila" sangatlah bertendensi untuk menghilangkan sisi "keMANUSIAan". Sebab ada usaha untuk penyeragaman Manusia Nusantara, yang berdampak pada hilangnya JATI-DIRI keNUSANTARAan dan Peradaban Bangsa-Bangsa NUSANTARA. Sehingga, Manusia Indonesia jadi minus KREATIFITAS, jadi gerombolan yang gampang dikendalikan oleh Imperium Kapitalisme-Global dan Imperium #KapitalismeGlobalCHINA, dengan kata lain Jalur Perdagangan OBOR One Belt, One Road, tentunyaaahh...[***]

Dadang Merdesa

@PelukisMerdesa



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

DPR Godok Anggaran Rekrutmen KPU-Bawaslu Daerah Dilakukan Serentak

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23

Dari Pala Jadi Peluang, BRI Peduli Perkuat Usaha KWT Bogor Lewat Program AURA

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Mandatori B50 Meluncur, Indonesia Siap Perkuat Kedaulatan Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Prabowo Prediksi Target 100 GW PLTS Bakal Dihujat Pakar

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46

Kejagung Sebut TNI Jaga Rumah Jampidsus Sudah SOP

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38

Prabowo: Banyak Negara Iri dan Benci, Ingin RI Kolaps

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17

Rumah Sentul Tak Masuk LHKPN, Segini Harta Jampidsus

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13

Prabowo Siapkan Penghargaan untuk Tokoh-tokoh di Balik Kesuksesan B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10

Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Hormon, Reproduksi, dan Kanker

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35

Selengkapnya