Berita

Yudi Latif/Net

Wawancara

WAWANCARA

Yudi Latif: Sosialisasi Empat Pilar Di MPR Akan Kita Fokuskan Agar Dana Negara Tak Tercecer

KAMIS, 08 JUNI 2017 | 09:12 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Setelah dilantik sebagai Kepala UKPPIP Yudi memastikan unit kerja yang dipimpinnya berbeda dengan lembaga serupa yang ada di era Orde Baru seperti; Badan Pem­binaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7) dan program Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Pancasila (P4).

Seperti diberitakan kemarin Yudi dilantik bersama dengan Dewan Pengarah UKPPIP yang beranggotakan, Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri, Bekas Wakil Presiden Try Sutrisno, Bekas Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Ma'arif, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj, Bekas Ketua Mahkamah Konstitusi Muhammad Mahfud MD, Bekas Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Pendeta Andreas Anangguru Yewangoe, Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya dan Ketua Umum Majelis Buddhayana Indonesia sekaligus CEO Garudafood Group Sudhamek. Berikut penuturan Yudi seleng­kapnya :

Apa sih sebenarnya tujuan pembentukan UKPPIP ini?
Diluncurkannya UKPPIP ini untuk merekatkan kembali tenu­nan kebangsaan karena Pancasila kan alat kesatuan. Pancasila bukan merobek kesatuan tetapi dengan Pancasila merekatkan kembali simbol-simbol yang longgar, ibarat sapu lidi kalau tidak diikat akan berserak, sapu lidi kalau diikat menjadi ikatan yang kuat. Dan ikatan bagi Indonesia itu Pancasila.

Diluncurkannya UKPPIP ini untuk merekatkan kembali tenu­nan kebangsaan karena Pancasila kan alat kesatuan. Pancasila bukan merobek kesatuan tetapi dengan Pancasila merekatkan kembali simbol-simbol yang longgar, ibarat sapu lidi kalau tidak diikat akan berserak, sapu lidi kalau diikat menjadi ikatan yang kuat. Dan ikatan bagi Indonesia itu Pancasila.

Memang ada apa dengan Pancasila saat ini sehingga mesti dibentuk UKPPIP?
Kita lihat beberapa waktu tera­khir ini gairah masyarakat untuk memperingati Hari Pancasila, dan menurut saya kegairahan ini harus diteruskan karena seperti Keppres peringatan hari lahir Pancasila itu kan satu tarikan nafas dari 1 Juni dan bukan final, akhir balighnya itu tanggal 18 Agustus. Pekan Pancasila ini bisa dilanjutkan menjadi bulan Pancasila. Peringatannya ini bu­kan hanya pekan namun menjadi bulan, ini menarik.

Fungsi Dewan Pengarah UKPPIP ini apa saja?
Kalau kita lihat dewan pen­garah ini lebih dari komunitas, tokoh masyarakat. Jadi ekspetasi dari pengarah ini menujukan spirit ke depan yang nanti ke depan Pancasila lebih mengopti­malkan peran-perab komunitas.

Dewan pengarah yang da­tang dari berbagai agama ini akan menjadi jembatan dengan program UKPPIP ini dengan kegiatan komunitas ini. Itu per­annya dan ini punya kewibawan. Pengarah ini memadukan antar berbagai keahlian. Ada yang memadukan tokoh masyarakat, bisa juga pengusaha. Ini kan bisa menjadi jembatan ke ko­munitas.

(Lalu) dunia usaha yang dulu sering kita sering responsibilitas terhadap Pancasila justru ke de­pan dunia usaha menjadi yang sangat penting memastikan bahwa Pancasila itu bisa sangat efektif di dalam kenyataan ril kehidupan.

Di era Soeharto, ada Badan Pembina Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7), apa bedanya dengan UKPPIP?

BP7 lebih kepada penataran seperti itu. Kalau unit sekarang horizonnya lebih luas meskipun lembaganya ringkas. Kalau dulu kan armadanya sampai ke kabupaten. Kalau UKPPIP ini kan tidak mengambil kewenan­gan lembaga yang sudah ada cuma UKPPIP ini memastikan program tentang kebangsaan yang sudah ada dan dijalankan oleh lembaga itu tidak overlap­ing, tidak hanya permukaan lebih sistematis, lebih struktur. UKPPIPini semacam kitchen­nya, dapur pengolahnya, tapi delivernya melalui lembaga yang ada.

Misalnya di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) ada sosialisai empat pilar. Itu nanti kita fokuskan agar dana negara tidak tercecer.

Misalnya nanti kita akan ker­jasama dengan MPR untuk mensosialikan Pancasila di ling­kungn kader politik. Lalu untuk Menteri Dalam Negeri menyasar kepada birokrasi itu sendiri. Kita mengkoordinasikan bahwa program ini fokus dan nanti akan kita bantu bahan-bahan ajarnya.

Terus program jangka panjang-jangka pendek apa saja?

Belum dirumuskan secara pasti ya. Saya kan baru hari ini dilantik. Tapi yang utama sesuai dengan Perpres mengamanatkan untuk meninjau pembelajaran Pancasila, peran komunitas harus ditingkatkan, dan harus masuk ke indikator-indikator. ***

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya