Berita

Zulkifli Hasan/Net

MPR Minta Para Pemimpin Beri Teladan Perilaku Pancasila

RABU, 07 JUNI 2017 | 18:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengaku prihatin dengan situasi kebangsaan saat ini, yang dipenuhi saling fitnah, saling mengejek, dan saling menghina.

Keprihatinan itu ia sampaikan saat Pengkajian Ramadhan 1438 yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (7/6).

"Sekarang bahkan ada anggapan bahwa yang tidak menjadi kelompoknya adalah musuh dan anti Pancasila. Padahal harusnya menilai Pancasia itu dalam perilaku," jelasnya.


Demi menghindar gesekan yang makin keras ini, Zukifli berharap kepada para bangsa untuk bisa memberi contoh kepada masyarakat tata cara berperilaku sesuai Pancasila.

"Pemimpin harus jadi teladan perilaku Pancasila. Caranya? Hadirlah saat rakyatnya menghadapi masalah. Hadirlah untuk rakyat yang lemah. Jangan hanya hadir saat kampanye dan butuh suara," tegasnya.

Sementara itu, terkhusus kepada keluarga besar Muhammadiyah, Zulkifli Hasan menyampaikan arti pentingnya menjadi agen untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat.

"Di negeri ini rakyatlah yang berkuasa. Mereka yang menentukan pemimpinnya, jangan sampai salah pilih. Pilihlah orang yang baik, baik perilakunya, baik teman temannya, maupun kelompoknya," pungkasnya.

Dalam acara ini, Ketua MPR didampingi langsung oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dan Ketua PP Muhammadiyah, Hajriyanto Y. Thohari. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya