Berita

Pegawai MPR Komitmen Bebas Narkoba

RABU, 07 JUNI 2017 | 09:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pegawai di Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI berkomitmen menjahui narkoba termasuk ikut memeranginya.

Demikian disampaikan Wakil Sesjen MPR Selfi Zaini saat memberi arahan pada pembukaan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Lingkungan Setjen MPR, di Gedung Nusantara V, Komplek Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (7/6).

"Untuk itulah Setjen MPR mengundang BNN untuk memberi penyuluhan dampak narkoba," kata dia..


Dalam penyuluhan nanti, dikatakan Selfi Zaini, pegawai akan tahu apa sanksi dan hukuman bila sudah mengalami ketergantungan dan kecanduan. Untuk itu diharapkan agar peserta penyuluhan memperhatikan dan menghayati agar tak terpengaruh oleh bahaya narkoba.

"Oleh sebab itu dalam rangka reformasi birokrasi, kami mencanangkan Setjen MPR bebas narkoba. Kami komitmen bebas narkoba," ujarnya.

Selfi Zaini dalam kesempatan itu mengharapkan selepas penyuluhan, ilmunya bisa ditularkan kepada keluarga dan kerabat.

Dalam penyuluhannya, Kepala Subdirektorat Ketenagakerjaan BNN, Sudirman, mengatakan narkoba sebenarnya digunakan untuk kesehatan dan penelitian namun karena berbagai alasan, mulai dari keinginan coba-coba, ikut trend, status sosial, ingin melupakan persoalan, membuat narkoba disalahgunakan.

"Penggunaan terus menerus dan berlanjut akan menyebabkan kecanduan," ujarnya.

Sudirman mencontohkan seseorang bila menggunakan ganja, ia mengalami berbagai hal seperti tertawa walau tak lucu, kehilangan keseimbangan, nafsu makan meningkat drastis, mata merah dan bicara cadel.

Selepas penggunaan, orang itu akan mengalami bengong, lemas, menguap, mengantuk, bingung dan bisa gila.

Untuk menanggulangi narkoba, Sudirman menyebut beberapa langkah yakni preventif, represif, kuratif dan rehabilitasi. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya