Berita

Nusantara

PILKADA SUMUT

Perwakilan Syamsul Arifin Konsultasi Ke KPU Sumut

RABU, 07 JUNI 2017 | 08:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sudah ada sejumlah tokoh yang berkonsultasi ke KPU Sumatera Utara mengenai teknis pencalonan dari jalur independen di Pilkada Sumut 2018.

Hal-hal yang ditanyakan diantaranya mengenai aturan Pilkada 2018, terutama berkaitan dengan pembahasan UU Pemilu, mengenai jumlah syarat dukungan minimal, hingga teknis pengumpulan dukungan.

"Yang sudah datang berkonsultasi sejauh ini ada beberapa orang," kata Komisioner KPU Sumut, Benget Silitonga, Selasa (6/6).


Diantaranya, perwakilan Syamsul Arifin (mantan Gubernur Sumut), perwakilan Wisjnu Amat Sastro (mantan Kapolda Sumut), perwakilan Maruli Siahaan (tokoh muda Sumut/Wadir Ditreskrimsus Poldasu)

"Bahkan ada juga yang datang tidak menyebutkan perwakilan tokoh, namun meminta informasi. Tetap kita layani," lanjut Benget seperti dilansir dari RMOL Sumut.

KPU Sumut menurutnya tetap melayani seluruh kebutuhan informasi masyarakat mengenai Pilkada Sumut 2018 dan Pemilu 2019.

Mengenai informasi syarat perseorangan di Pilkada Sumut 2018, Benget menjelaskan saat ini masih mengacu pada UU 10/2016.

Syarat untuk maju dari jalur independen di Pilkada Sumut 2018 yakni mendapat dukungan dalam bentuk fotocopy KTP sebanyak 742.421 yang tersebar lebih dari 50 persen kabupaten/kota yang ada di Sumut.

"Jumlah ini didasarkan pada aturan dimana provinsi dengan jumlah pemilih lebih dari 6 juta hingga 12 juta, maka syarat dukungan minimal yakni 7,5 persen. Jumlah didasarkan dari DPT terakhir di Sumut yakni Pilpres 2014 sebanyak 9.902.948 pemilih," pungkasnya. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya