Berita

Net

Politik

MUI Akan Pertimbangkan Fatwa Persekusi

SELASA, 06 JUNI 2017 | 05:20 WIB | LAPORAN:

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengaku akan mempertimbangkan penerbitan fatwa soal aksi persekusi. Menyusul maraknya persekusi atau perburuan oleh kelompok masyarakat tertentu terhadap seseorang yang disertai intimidasi bahkan kekerasan .

"Ya kita lihat nanti. Sekarang ini (fatwa) medsos dulu. Kita akan pertimbangkan tentang persekusi," jelas Ketua Umum MUI KH. Maruf Amin di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta (Senin, 5/6).

Menurutnya, di Indonesia tidak boleh ada aksi persekusi. Siapa saja dan dari kelompok mana saja pelakunya tentu harus dilaporkan ke penegak hukum.


"Tentu tidak ada hanya orang melakukan persekusi. Ormas yang melakukan itu kita serahkan kepada yang berwajib. Prosesnya tentu yang transparan, yang adil," jelas Kiai Maruf.

Ditambahkannya, polisi berhak mengambil tindakan terhadap siapapun yang melakukan pelanggaran. Tentu dengan proses hukum yang adil dan transparan.

"Menurut agama Islam tidak boleh main hakim sendiri. Kan kita ada kesepakatan bahwa negara ini negara hukum. Kita orang Islam harus patuh melakukan kesepakatan itu. Persekusi tidak boleh dilakukan," tegas Kiai Maruf yang juga Rais Aam Pengurs Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). [wah]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya