Berita

Foto: RMOL

Hukum

Utusan Amien Rais Cuma Ditemui Jubir KPK

SENIN, 05 JUNI 2017 | 15:25 WIB | LAPORAN:

Delegasi Amien Rais hanya bisa menemui Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah di gedung antirasuah tersebut.

Presidium Alumni 212 itu mengirim anak sulungnya, Hanafi Rais bersama dua politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Drajad Wibowo dan Saleh Partaonan Daulay ke KPK. Turut serta Zamhur dan Ustad Sambo.

"Saya bersama teman-teman diutus Pak Amien untuk ke KPK tujuannya menanyakan langsung ke Mas Febri atau siapa saja pihak KPK. Apakah betul bahwa pimpinan KPK memang belum bisa menerima Pak Amien datang ke sini," kata Drajad kepada wartawan usai pertemuan, Senin (5/6).


Sedianya hari ini Amien Rais hendak datang untuk memberi klarifikasi terkait terkait aliran dana Rp 600 juta yang ditransfer Yayasan Soetrisno Bachir. Aliran dana tersebut sempat disebut-disebut dalam persidangan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan di Kementerian Kesehatan dengan terdakwa Siti Fadila Supari.

"Tujuan utama Pak Amien ke sini adalah untuk memberi keterangan terkait dengan disebutnya nama beliau untuk jaksa di persidangan. Jadi Pak Amien ingin memastikan," imbuhnya.

"Pak Amien berada tidak jauh dari sini. Jadi kalau pimpinan KPK bisa menerima beliau untuk memberi keterangan, Pak Amien langsung meluncur ke sini. Tapi kalau pimpinan KPK memang belum bisa memberikan keterangan, ya cukup kami yang di sini," tambah Drajat.

Sebelumnya, Febri menegaskan bahwa pimpinan KPK dilarang bertemu dengan pihak yang terlibat langsung dalam kasus korupsi yang ditangani lembaga superbody tersebut.

"Tentu pimpinan KPK punya kewajiban untuk menjaga dan meminimalisir pertemuan dengan pihak terkait yang berperkara," tutur Febri, Jumat (2/6) lalu.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya