Berita

Foto/RMOL

Hukum

Amien Utus Tiga Politisi PAN Ke KPK

SENIN, 05 JUNI 2017 | 12:15 WIB | LAPORAN:

. Amien Rais tidak jadi datang ke kantor KPK, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/6).

Amien mengutus tiga politisi PAN sebagai perwakilannya ke markas lembaga anti rasuah itu.

Yaitu, Dradjad Wibowo, Hanafi Rais dan Saleh Partaonan Daulay.


Ketiganya tiba pukul 11.34 WIB, dan langsung masuk ke lobi tanpa mengucapkan apa pun kepada awak media.

Diduga, Amien batal datang karena KPK sudah memberi isyarat bahwa Amien tidak bisa bertemu dengan pimpinan KPK.

Jurubicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan pimpinan KPK tidak dapat menemui pihak mana pun yang memiliki keterkaitan secara langsung dengan perkara yang ditangani KPK.

"Tentu pimpinan KPK punya kewajiban untuk menjaga dan meminimalisir pertemuan dengan pihak terkait yang berperkara," tutur Febri, Jumat (2/6) lalu.

Febri kemudian menyarankan agar Amien Rais lebih baik menyerahkan laporan tersebut pada unit pengaduan masyarakat KPK.

"Tapi kalau ada indikasi korupsi atau laporan silakan disampaikan ke KPK. Kita punya unit pengaduan masyarakat dan akan diterima di sana. KPK akan pelajari validitas dari info dan akan diteruskan lebih lanjut. Mekanismenya sudah ada," kata Febri.

Mantan ketua umum PAN sekeligus mantan ketua umum PP Muhammadiyah, Amien Rais berencana menemui pimpinan KPK untuk memberikan klarifikasi atas penyebutan namanya saat sidang korupsi pengadaan alat kesehatan di Kemenkes dengan tersangka Siti Fadilah Supari. Amien juga berencana memberikan laporan terkait dua nama besar yang diduga terlibat dalam perkara korupsi lain. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya