Berita

Politik

Tidak Ada Kepentingan Politik Di Balik UU Terorisme

MINGGU, 04 JUNI 2017 | 17:26 WIB | LAPORAN:

Pembahasan revisi Undang-Undang Terorisme yang masih terjadi tarik ulur di DPR dipastikan bukan karena adanya kepentingan politik tertentu. Apalagi terkait Pemilu 2019.

"Alotnya pembahasan di pansus lebih dikarenakan agar semua kepentingan bisa terakomodasi di sana (UU terorisme). Bukan karena adanya desakan politik," jelas anggota Pansus Revisi UU Terorisme Bobby Adhityo Rizaldi kepada wartawan di Jakarta, Minggu (4/6).
 
Menurutnya, tidak ada kepentingan apa pun di balik pembahasan UU Terorisme tersebut. Semua anggota pansus menginginkan agar apa yang dihasilkan dalam UU bisa memberi nilai positif bagi keamanan masyarakat.


"Jadi tidak ada kepentingan politik," kata Bobby.

Dia menegaskan bahwa masalah terorisme adalah masalah global, dan upaya melawan terorisme bukanlah sesuatu yang perlu untuk di tawar-tawar lagi.

"Karena hal ini menyangkut dengan nyawa manusia, maka kita harus tangani secara serius," ujar Bobby.

Selain itu, anggota pansus sudah sepakat agar pembahasan UU Terorisme bisa menjadi bagian integral dalam memerangi teroris dan setiap potensi yang bisa mengarah pada munculnya sikap radikal dan teroris.

"Kita sudah melakukan pembahasan yang cukup serius dan dalam waktu dekat bisa segera diselesaikan," demikian Bobby. [wah]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya