Berita

Fahd A Rafiq/net

Politik

Fahd Pecat Sekjen PP-AMPG Dari Penjara?

MINGGU, 04 JUNI 2017 | 01:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kalangan anak muda Partai Golkar sedang dihebohkan oleh kemunculan petisi yang disebarkan via grup whatsapp (WA). Isinya, memecat Sekjen Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP-AMPG), Andi Nursyam Halid.

Tersiar kabar petisi itu disetujui Ketua Umum PP-AMPG, Fahd A Rafiq, yang saat ini berstatus tersangka dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus korupsi pengadaan Al Quran di Kementerian Agama.

Tidak kurang dari 92 anggota AMPG membubuhkan dukungan dalam edaran petisi itu.


“Dinamika berorganisasi itu biasa. Tapi di luar kebiasaan bagi organisasi sayap pemuda sekelas PP-AMPG adalah jika benar Fadh Rafiq menginisiasi pemecatan itu melalui petisi, meremove keanggotaan dari group whatsapp. Organisasi dijalankan dengan cara extraordinary. Tersangka KPK bisa menggalang petisi untuk pemecatan Sekjen AMPG dari dalam penjara,” ujar Wasekjen DPP AMPG, Deni Firmansyah, dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu (4/5).

Ia menyarankan Fahd fokus pada kasus korupsi yang sedang disangkakan kepadanya. Sebab, menyangkut nama baik semua pengurus AMPG seluruh Indonesia, dan tentu saja seluruh kader muda Partai Golkar.

"Sangat bijaksana jika beliau menyadari pukulan berat partai yang sedang tersandera kasus korupsi. Mumpung dalam suasana ramadhan, labih terhormat jika beliau segera mengundurkan diri tanpa menunggu sanksi organisasi sesuai point 6 dalam pakta integritas," lanjut Deni yang juga menjabat sebagai Sekjen Bakornas Fokusmaker.

Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, memang mengharuskan semua pengurus partai di semua jenjang agar menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Poin enam menyatakan bahwa setiap pengurus yang terlibat kasus korupsi mesti bersedia mengundurkan diri ‎dan atau diberhentikan dari kepengurusan DPP Golkar. Termasuk bila terlibat kasus narkoba dan atau tindakan pidana lainnya.

Di tempat terpisah, salah satu Ketua PP-AMPG periode Aburizal Bakrie memimpin Partai Golkar, Mirwan Bz. Vauly, menyatakan keprihatinannya yang mendalam dengan kondisi yang menimpa PP-AMPG saat ini. Terutama mengenai Ketua Umum PP-AMPG yang sedang ditahan KPK dan isu pengelolaan organisasi dari dalam penjara.

"Ini pukulan berat dan sangat mencederai tujuan mulia Golkar yang mengusung filosofi karya dan kerja nyata untuk kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Lanjutnya, sangat menyakitkan bagi keluarga besar Partai Golkar jika "karya" partai yang paling terlihat oleh masyarakat saat ini adalah korupsi.

Wakil Ketua Umum DPP Barisan Muda Kosgoro 1957 ini menjelaskan, agenda politik penting sudah di depan mata seperti deretan pilkada 2018, lalu pileg dan pilpres 2019. Agenda-agenda itu adalah momen penghakiman masyarakat atas kerja-kerja partai.

"Alangkah menyedihkan jika ingatan publik tentang partai kita didominasi kasus korupsi. Semoga kondisi ini sungguh bisa disadari AMPG," tutup Mirwan.[san]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya