Berita

Politik

TMP Lahirkan Kader Yang Berjuang Demi Ideologi Partai

SABTU, 03 JUNI 2017 | 08:05 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sebagai organisasi sayap PDI Perjuangan, Taruna Merah Putih (TMP) di daerah harus sebagaimana di DPP TMP yang bisa melahirkan kader-kader partai yang militan dan selalu memperjuangkan ideologi partai, yang tak lain dan tak bukan adalah Pancasila 1 Juni 1945.

"Saat ini, ada 18 kader TMP yang sudah menjadi anggota DPR RI. Diantaranya Rieke Diah Pitaloka, Nico Siahaan, Charles Honoris, Sukur Nababan dan Utut Adianto," kata Ketua Umum TMP, Maruarar Sirait, saat melantik DPC TMP Kabupaten Humbang Sumatera Utara (Jumat, 2/6).

Selain di Senayan, sambung Maruarar, kader-kader TMP juga sudah menjadi Kepala Daerah. Misalnya Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan Mardani H. Maming yang merupakan Bupati Tanah Bumbu dan kini dipercaya sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).


Dalam kesempatan ini, Maruarar juga menegaskan bahwa kader-kader TMP harus menjadi pelopor, bukan palapor. Kader-kader TMP juga harus bisa mempengaruhi sebuah kebijakan partai, dengan cara mengetahui, memahami dan memperjuangkan kehendak rakyat.

"TMP adalah sayap yang berjuang agar Pak Jokowi menjadi calon Presiden dari PDI Perjuangam. Dan Pak Jokowi dicalonkan," tegas Maruarar.

"Kader harus berjuang agar keyakinan yang berbasis pada ideologi dan kehendak rakyat itu menjadi keputusan partai. Bukan hanya menjadi jurubicara partai, setelah satu kebijakan diputuskan oleh partai," sambungnya.

Maruarar mengingatkan bahwa kader-kader TMP harus bekerja dengan penuh keyakinan dan militansi. Kader TMP juga harus berintegritas, jujur dan berkarakter.

"Kader TMP harus bisa dipercaya, punya kemampuan, profesional, berani dan konsisten," tegas Maruarar. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya