. Sebagai organisasi sayap PDI Perjuangan, Taruna Merah Putih (TMP) di daerah harus sebagaimana di DPP TMP yang bisa melahirkan kader-kader partai yang militan dan selalu memperjuangkan ideologi partai, yang tak lain dan tak bukan adalah Pancasila 1 Juni 1945.
"Saat ini, ada 18 kader TMP yang sudah menjadi anggota DPR RI. Diantaranya Rieke Diah Pitaloka, Nico Siahaan, Charles Honoris, Sukur Nababan dan Utut Adianto," kata Ketua Umum TMP, Maruarar Sirait, saat melantik DPC TMP Kabupaten Humbang Sumatera Utara (Jumat, 2/6).
Selain di Senayan, sambung Maruarar, kader-kader TMP juga sudah menjadi Kepala Daerah. Misalnya Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan Mardani H. Maming yang merupakan Bupati Tanah Bumbu dan kini dipercaya sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).
Dalam kesempatan ini, Maruarar juga menegaskan bahwa kader-kader TMP harus menjadi pelopor, bukan palapor. Kader-kader TMP juga harus bisa mempengaruhi sebuah kebijakan partai, dengan cara mengetahui, memahami dan memperjuangkan kehendak rakyat.
"TMP adalah sayap yang berjuang agar Pak Jokowi menjadi calon Presiden dari PDI Perjuangam. Dan Pak Jokowi dicalonkan," tegas Maruarar.
"Kader harus berjuang agar keyakinan yang berbasis pada ideologi dan kehendak rakyat itu menjadi keputusan partai. Bukan hanya menjadi jurubicara partai, setelah satu kebijakan diputuskan oleh partai," sambungnya.
Maruarar mengingatkan bahwa kader-kader TMP harus bekerja dengan penuh keyakinan dan militansi. Kader TMP juga harus berintegritas, jujur dan berkarakter.
"Kader TMP harus bisa dipercaya, punya kemampuan, profesional, berani dan konsisten," tegas Maruarar.
[ysa]