Berita

Kader IMM/net

Politik

Ribuan Kader IMM Akan Kepung KPK Jika Amien Rais Terbukti Tidak Salah

SABTU, 03 JUNI 2017 | 00:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Taufan Putra Revolusi menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat tendensius menangani kasus tuduhan suap terhadap mantan Ketua MPR Amien Rais.

“Kami melihat tuduhan jaksa KPK yang dialamatkan ke pak Amien Rais sangat tendensius. Kami mencium ada indikasi kriminalisasi terhadap pak Amien yang beberapa bulan ini gencar melakukan otokritik terhadap rezim saat ini. Ada yang merasa tidak nyaman dengan pak Amien yang terus nyaring menyuarakan kebenaran.” Kata Taufan dalam keterangannya, Jumat (2/5).

Taufan pun mengancam ribuan kader IMM akan menduduki kantor KPK jika tuduhan yang dialamatkan kepada Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu tidak bisa dibuktikan.


“Kami tidak mau KPK menjadi perpanjangan tangan rezim, jika KPK tak mampu membuktikan tuduhan ke pak Amien, siap-siap ribuan kader IMM akan duduki kantor KPK,” tegas Taufan.  

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah yang juga salah satu pendiri IMM, Amien Rais disebut KPK menerima transfer dana hingga Rp 600 juta dari pengadaan alat kesehatan (alkes) untuk mengantisipasi Kejadian Luar Biasa (KLB) 2005 pada Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan.

Namun mantan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir mengatakan bahwa uang tersebut bantuan pribadi darinya

"Demikian juga waktu saya membantu Pak Amien (Amien Rais) itu ya dari dulu tahun 1985-an, itu juga saya lakukan. Nah, artinya Pak Amien mendapat aliran dana atau bantuan dari saya," jelas Soetrisno, usai buka puasa di rumah dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan, Widya Chandra Jakarta Selatan, Jumat (2/6).[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya