Berita

diskusi PPP/net

Politik

Romy: Tugas Warga Negara Memastikan Aparat Kerja, Bukan Jadi Aparat

SABTU, 03 JUNI 2017 | 00:41 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy menegaskan bahwa partai yang dipimpinnya terus berkomitmen untuk terus melakukan penyebaran ajaran Islam sebagai ajaran rohmatan lil alamin.

"Hal ini seiring dengan maraknya ujaran-ujaran kebencian yang ada di masyarakat kita, baik melalui media cetak maupun elektronik dan media sosial," katanya di DPC PPP Ciamis, Jawa Barat, Jum'at (2/6).

Pria yang akrab disapa Romi ini menekankan bahwa paham Islam rohmatan lil alamin adalah Islam yang penuh cinta dan kasih kepada sesama, bisa dijadikan sebagai alas berbangsa dan bernegara.


"Kemarin, kita memperingati hari lahir Pancasila dan salah satu yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo adalah keberagaman merupakan hal yang merekatkan," lanjutnya.

Romi mengaku melihat bahwa bangsa ini dihadapkan pada tantangan berupa kebencian yang didasarkan atas primordialitas. Hal itu terbukti dari maraknya aksi-aksi berupa ujaran kebencian yang setelahnya diikuti oleh reaksi balasan.

"Karena yang beraksi maupun bereaksi adalah sama-sama saudara kita. Jangan sampai kondisi ini dibiarkan oleh aparat dan berubah menjadi mobokrasi," imbuhnya.

Mobokrasi menurutnya adalah kekuasaan yang dijalankan oleh kerumunan massa. Hal itu bisa menjadikan rasa aman berkurang. Untuk itu, Romi berharap kepada seluruh komponen bangsa untuk menghentikan ujaran kebencian di media sosial.

"Kalau ada hal-hal yang tidak memuaskan, sebaiknya dilaporkan kepada aparat. Tugas kita sebagai warga negara adalah memastikan aparat bekerja. Dan bukannya mengubah diri kita menjadi aparat," demikian Romy.[san]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya