Berita

Abdul Mujib (kiri, berpeci) dan Matusin (kanan)

Hukum

Sebelumnya Membantah, Abdul Mujib Ternyata Pengurus FPI

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 19:25 WIB | LAPORAN:

Salah satu penganiaya anak umur 15 tahun, Putra Mario Alvian, ternyata menjabat pengurus Front Pembela Islam (FPI).

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti terkait aksi massa main hakim sendiri terhadap Mario. Salah satunya, kartu identitas DPW FPI Jakarta Timur atas nama Abdul Mujib (22).

"Benar. Ada kartu identitas pengurus FPI atas nama Abdul Mujib," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di kantornya, Jumat sore (2/6).


Dalam kartu identitas itu tercantum nama Ahmad Mujib menjabat Wakil Ketua Bidang Misbah DPW FPI Jaktim. Selain nama dan jabatan, terdapat foto Ahmad, yang hari ini ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan anak.

Sebelumnya, Ahmad mengaku kepada wartawan hanya berstatus anggota FPI. Pria yang diketahui sebagai guru silat itu membantah menjabat pengurus FPI.

"Saya (anggota) FPI, bukan pengurus. Ya, saya diajak (menganiaya Mario)," ungkap Ahmad kepada wartawan.

Mario diintimidasi dan dipukuli di bagian kepala karena dianggap menghina Imam Besar FPI, Rizieq Shihab, dan para pendukungnya, lewat media sosial Facebook. Video penganiayaan dan intimidasi atas Mario, yang berdurasi 11 menit 21 detik, tersebar di media sosial.

Abdul Mujib merupakan satu dari dua tersangka yang ditangkap polisi. Satu tersangka lainnya adalah Matusin (52), pria yang sehari-hari menjadi tukang ojek di Cipinang Muara.

Mereka masih menjalani proses hukum di Polda Metro Jaya. Mereka dianggap melanggar tindak pidana kekerasan terhadap anak sesuai Pasal 80 jo pasal 76C UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Atau dan pasal 170 KUHP tentang tindak pidana kekerasan terhadap seseorang. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya