Berita

Kesehatan

Jaga Gula Darah Selama Ramadhan

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 10:57 WIB | LAPORAN:

RMOL. Memasuki awal bulan puasa atau selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, merupakan waktu yang tepat bagi pasien diabetes guna mengontrol dan mengatur gula darah di dalam tubuh. Dengan berpuasa yang teratur, gula darah di dalam tubuh pun terkontrol.

Hal tersebut disampaikan dokter diabetologist dan endocrinologist, Siloam Hospitals Lippo Village, Tangerang, dr Johanes Purwoto

"Pasien yang sudah terkena diabetes, baiknya menjaga betul kesehatan di bulan suci ini agar kesehatannya tetap terjaga, khususnya gula darah. Namun bila tidak, hal ini justru membahayakan si penderita sendiri," kata dokter Johanes dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/6).


Sebelum memutuskan untuk berpuasa atau tidak, saran dia, ada baiknya lakukan pengecekan gula darah secara reguler ke dokter atau rumah sakit, demi mencegah kondisi semakin memburuk dan cepat mendapat penanganan.

"Kalau sebelum bulan puasa membaik, boleh puasa. Tapi kalau tidak, disarankan jangan karena gulanya bisa jadi tinggi dan rendah. Ini cukup rawan," imbuh dokter Johanes.

Dikatakan, kontrol tubuh yang tepat adalah saat tubuh merasa lemah atau tidak enak. Penderita diabetes masih dapat hidup hampir seperti orang normal apabila gula darah tetap terkontrol.

Batas normal gula darah seseorang adalah 70-130 mg/dL (miligram/deciliter). Kalau kurang dari 90 mg/dL di sore hari dinilai sudah harus berhati-hati, apalagi kurang dari 70 mg/dL, baiknya dibatalkan karena tubuh akan semakin drop bila dipaksakan. Ini dikarenakan tak adanya asupan makanan sehingga gula terlalu rendah.

Namun diabetas juga dianggap berbahaya bila sudah ada diambang 126-300 mg/dL. Untuk itu, diimbau perlu disiasati kadar gula darah bagi diabetes selama puasa. Diabetas terbagi empat tipe yakni resiko rendah (masih terkendali), sedang, tinggi dan paling tinggi sehingga memerlukan obat keras atau insulin. Namun ada juga orang yang malas memeriksa glukosa darah dan menganggap tubuhnya baik-baik saja.

"Apabila sudah ada tanda-tanda gula darah drop, kurang fokus, banyak berkeringat seperti di tangan, jantung berdebar lebih kencang, wajib memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit. Penderita diabetes yang sudah memerlukan obat akan membuat irama jantung terganggu," urai Johanes.

“Bila anda sudah alami hal-hal tersebut, segera batalkan puasa dengan dengan yang manis. Bisa langsung menelan gula pasir dengan air, teh manis, jus manis, minuman manis. Tapi kalau kadar gulanya tinggi, jangan sampai kekurangan cairan karena bisa membuat darah kental sehingga merembet ke jantung dan berakibat pada penyakit struk,” kata dokter Johanes, menambahkan.[wid]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya