Berita

Politik

Megawati Terkejut Dan Bahagia Kebun Raya Di Jeju Dinamakan Megawati Garden

RABU, 31 MEI 2017 | 18:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Kelima Republik Indonesia Megawati Sukarnoputri meresmikan kebun raya yang diberi nama Megawati Sukarnoputri Garden, di Jeju Korea Selatan (Rabu, 31/5).

Dalam sambutannya, Megawati mengaku terkejut sekaligus sangat bahagia saat pemilik tempat ini menamakan kebon raya ini dengan namanya.

Presiden Republik Indonesia kelima sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan membuat nama Megawati identik dengan politik.


"Namun tak banyak yang tahu kalau saya ini adalah Ketua Umum Kebun Raya Indonesia yang memimpin pengurus 32 kebon raya di seluruh Indonesia" ungkap Mega sembari senyum.

Kebun Raya Megawati Sukarnoputri bukan hanya di Jeju Korea Selatan. Kebun dengan nama yang sama pun ada di Minahasa Utara Sulawesi Utara.

"Megawati Sukarnoputri yang di Minahasa adalah adik dari kebon raya yang di Jeju ini, sebab ini lahir lebih dulu," ujar Mega yang disambut dengan tawa oleh sejumlah anggota DPRD Pulau Jeju.

Megawati Sukarnoputri Garden adalah bagian dari 200 ribu hektar tanah yang menjadi pusat rekreasi berupa hotel yang dilengkapi dengan fasilitas medik berbasis alam.

"Fasilitas medik yang terintegrasi dengan hotel di komplek ini, telah melayani orang asing sejak awal januari 2015 lalu" ujar Kim Sung Soo pemilik hotel.

Pembangunan kebon raya bernama Megawati Sukarnoputri diyakini pria bergelar doktor ini akan meningkatkan relasi Indonesia-Korea Selatan di bidang budaya, pendidikan dan juga turisme.

Hotel yang beroperasi sejak Maret 2014 ini juga dilengkapi dengan fasilitas mushola dan makanan halal. Fasilitas yang masih minim di berbagai tempat wisata di Pulau Jeju. [ysa]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya