Berita

Martimus Amin

Publika

Diam Semakin Tertindas Atau Bersikap

RABU, 31 MEI 2017 | 10:59 WIB

TAHUKAH Anda, mengapa rezim saat ini begitu percaya diri mengkriminalisasi ulama dan aktifis? Karena rezim telah memiliki alat pembenar berupa rujukan putusan pengadilan.

Persoalan ketika rezim Jokowi sangat ketakutan dengan aksi bela Islam yang dipelopori GNPF MUI menuntut Ahok penista agama ditangkap dan dipenjarakan, merembet mendongkel kekuasaannya.

Ketakutan Jokowi begitu berlebihan. Sebab fokus tuntutan umat penjarakan Ahok belaka. Kesalahan fatal rezim terlalu melindungi dan sangat vulgar sebagai timses pemenangan Ahok dalam pilkada DKI. Persoalan semakin melebar ketika Ahok divonis penjara, rezim Jokowi melakukan tindakan balas dendam secara membabi buta melakukan penangkapan ulama dan aktifis.


Banyaknya indikasi kesewenang-wenangan terhadap umat Islam, sewajarnya isu negatif menerpa rezim Jokowi sebagai neo-komunis dan antek Cina

Bukannya menyadari kesalahannya, rupanya rezim mengantisipas dengan menyeret Bambang Tri pengarang buku 'Jokowi Undercover' yang membongkar jati diri Jokowi sebagai keturunan PKI. Penjatuhan Vonis 3 tahun penjara terhadap Bambang Tri oleh pengadilan, selanjutnya dipakai menjadi legitimasi rezim menggebuk musuh-musuhnya anti PKI.

Genderang pengganyangan terhadap aktifis anti PKI pun dimulai, korbannya sudah berjatuhan satu persatu. Ustaz Alfian Tanjung yang menyatakan ada rapat PKI di Istana ditangkap dan ditahan oleh kepolisian.

Pertanyaan kita berikutnya, mengapa institusi kepolisian dipimpin jenderal muda Tito Carnavian begitu jumawa melakukan penyimpangan hukum dan tidak lagi memperdullikan nilai-nilai demokrasi.

Ingat 212 ketika Tito menghembuskan tuduhan makar. Meski menurut pengakuannya dasar tuduhan didapati dari Google, juga telah dibantah keras oleh Puspen Mabes TNI, Menhan maupun Menkopohulkam. Namun penangkapan ulama dan aktifis atas tuduhan makar terus berlanjut sampai saat ini. Kasus kakak adik Rijal Jamran tetap diproses di pengadilan.

Pembiaran penyelewengan inilah melahirkan penyimpangan hukum yang lebih mengerikan di kemudian hari. Ustad M. Al Khaththath Ketua FUI dan Zainudian Arsyad Aktifis mahasiswa ditangkap dengan tuduhan makar. Serta penangkapan dan penahanan terhadap aktifis anti PKI.

Segala penyelewengan dan penyimpangan hukum ini puncaknya dengan ditersangkakannya Imam Besar umat Islam Habib Rizieq dengan tuduhan pornografi. Tuduhan dinilai sangat mengada-ada dalam sepanjang sejarah penegakan hukum Indonesia.

Sekarang tinggal kita, diam semakin tertindas atau bersikap (lawan). [***]

Martimus Amin

Pengamat hukum dan politik

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya