Berita

Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Peran Megawati Menguat Dalam Reunifikasi Korea

RABU, 31 MEI 2017 | 04:38 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Presiden Kelima Republik Indonesia Megawati Sukarnoputri adalah sosok istimewa bagi rakyat Pulau Jeju Korea Selatan. Selain dinobatkan sebagai warga kehormatan, nama putri tertua proklamator Republik Indonesia ini pun dijadikan nama taman "Megawati Sukarnoputri Garden".

Keistimewaan Mega, sebutan akrabnya, semakin lengkap saat Gubernur Jeju Won Hee-ryong bersama Ketua DPRD kepulauan berstatus otonomi khusus ini menjamu Ketua Umum PDI Perjuangan makan malam bersama.

"Selamat datang ke pulau perdamaian dunia kepada Ibu Megawati dan rombongan. Rakyat Jeju sangat menyayangi ibu," ujar gubernur yang memimpin lebih dari 600 ribu penduduk ini, Selasa (30/5).


Sebelum Megawati menjabat sebagai presiden Indonesia tahun 2001 lalu, hubungan Jeju dengan Mega sudah terjalin baik.

"Pengalaman ini akan lebih bermanfaat jika Ibu Mega yang sudah sangat akrab dengan Seoul dan Pyongyang bisa mengambil peran dalam reunifikasi Korea," ungkap Won dalam kata sambutannya.

Mega yang didaulat menyampaikan sambutan penutup, menyambut positif ajakan Gubernur Won.

"Saya senang di Jeju, bukan saja karena ini adalah pulau perdamaian tetapi karena sambutan yang selalu hangat. Saya selalu diperlakukan istimewa," ungkap Mega.

Keinginan Gubernur Won agar Mega turut aktif dalam reunifikasi dua Korea menguatkan permintaan Presiden Moon Jae-in agar Ketua Umum partai pemenang pemilu 2014 ini, bersedia kembali menjadi utusan khusus atau special envoy untuk mempersatukan Utara dan Selatan.

"Saya sampaikan kepada beliau (Presiden Moon-red) agar saya diberi waktu menghubungi pihak Korea Utara. Dan saya berpikir bahwa pertemuan itu dilakukan di Pulau Jeju," ujar Mega yang kemudian disambut dengan tepuk oleh jajaran pemerintahan Jeju.

Megawati yang didaulat sebagai pembicara kunci dalam Jeju Forum for Peace and Prosperity ini meyakini bahwa persatuan adalah keinginan mayoritas orang. "Selama darah sebangsa masih mengalir, persatuan niscaya akan terjadi," ucap Mega penuh keharuan.

"Ayah saya Presiden Soekarno dari awal meyakini Jerman Timur dan Barat bisa bersatu. Keyakinan tersebut kini terbukti. Saya pun berharap agar suatu saat nanti dua Korea bisa bersatu," ucap presiden perempuan pertama Indonesia ini sembari menahan isak haru.

Jamuan makan malam khusus dari Gubernur Jeju untuk Megawati menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Mega selama di Pulau Jeju. Dalam Jeju Forum for Peace and Prosperity ke-12 yang akan digelar tanggal 31 Mei sampai 2 Juni 2017, Mega didaulat menjadi pembicara kunci.

Mega yang akan satu forum dengan mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore, berbicara tentang perdamaian yang berkesinambungan di Asia. Forum perdamaian yang digelar setiap tahun ini, digelar di tengah ketegangan antara Korea Utara dan Korea Selatan. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya