Berita

Bisnis

Penerbangan Musiman Air New Zealand Tingkatkan Wisatawan Di Bali

RABU, 31 MEI 2017 | 05:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Penerbangan langsung dari Auckland-Denpasar yang diadakan secara musiman oleh Air New Zealand akan menaikkan jumlah wisatawan Selandia Baru ke Denpasar.

Tercatat, penerbangan musim ini yang dimulai Sabtu (27/05) lalu terisi penuh. Bahkan sampai dengan November nanti saat dimana penerbangan musiman ini berakhir, seat sudah terisi 75 persen.

Dalam sambutannya di hadapan manajemen Air New Zealand, beberapa travel agent dan hotel dari Bali, bebrapa wholesaler dan pelanggan dari Selandia Baru yang hadir di acara Table Top di Auckland tadi malam, Dubes RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya secara khusus mengapreasi inisiatif yang dilakukan oleh maskapai penerbangan kebanggaan Kiwi tersebut.


Dengan pesawat yg lebih baik dan lebih besar dibanding musim sebelumnya, Tantowi yakin minat masyarakat Selandia Baru untuk berkunjung ke Bali akan semakin meningkat. Air New Zealand menggunakan pesawat  Boeing 789 Dreamliner dengan konfigurasi kursi yang lebih nyaman.

Selandia Baru adalah negara maju dan makmur dengan penduduk 4.5 juta jiwa. Setiap tahunnya lebih dari separuhya berpergian ke luar negeri. Untuk jarak pendek, tujuannya adalah Australia dan negara-negara di Pasifik Selatan. Jarak jauh mereka ke Amerika, Eropa dan Asia. Cina masih menjadi primadona.

Untuk Asean, Vietnam, Philippines, Thailand dan Malaysia berada di urutan atas. Salah satu penyebab tingginya minat wisatawan Selandia Baru ke negara-negara tetangga kita tersebut adalah tersedianya penerbangan langsung. Vietnam Air terbang setiap hari, Philippines Air empat kali per minggu.

"Idealnya Garuda kembali menerbangi rute ini meski tidak setiap hari. Ini jelas rute potensial apalagi jika kelak Selandia Baru memberlakukan bebas visa bagi wisatawan kita. Sementara belum diisi kembali oleh Garuda, inisiatif Air New Zealand ini patut kita hargai," jelas Tantowi.

Indonesia menerima 11,52 juta wisatawan di tahun 2016, 10,7 persen lebih tinggi dibanding 2015. Data 2016, wisatawan dari Selandia Baru ke Indonesia mencapai 70.000 orang dan sebagian besar adalah orang Kiwi yang tinggal di Australia.

"Perlu kerja keras semua pihak terkait untuk meningkatkan jumlah tersebut," pungkas politisi Golkar itu. [ian]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya