Berita

Nusantara

Alex Noerdin: Satgas Karhutla Bisa Dibubarkan Tiga Tahun Lagi

SELASA, 30 MEI 2017 | 18:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dampak kebakaran hutan dan lahan tahun 2015 menjadi perhatian khusus Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin.

Hari ini, Gubernur didampingi oleh Staf Khusus Gubernur Perubahan Iklim, Najib Asmani, memimpin langsung rapat penyiapan rencana kerja terkait antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan blok kanal kawasan ekosistem gambut, serta persiapan konsolidasi dukungan posko darat. Rapat berlangsung di Griya Agung, Palembang.

Rapat ini dihadiri juga oleh Danrem 044 Gapo yang juga Komandan Satgas Karhutla Sumsel, Kol. Inf. Kunto Arief Wibowo, jajaran SKPD dan stakholder terkait lain di lingkungan Pemprov. Sumsel. Rapat diisi pemaparan program-program yang telah dilaksanakan dari masing-masing stakeholder dan mitra Pemprov Sumsel dalam lingkup pencegahan dini karhutla.


Alex mengapresiasi semua yang telah dilaksanakan para pihak terkait dalam tindak langsung siaga dini karhutla. Dikatakan Alex, rapat ini memang difokuskan untuk tindak langsung pencegahan karhutla mengingat musim kemarau diprediksi lebih panjang dan lebih panas pada tahun ini.

"Yang terpenting adalah dari seluruh stakeholder manapun yang hadir di sini harus bersinergi menggunakan kemampuan aset, metodologi, teknologi, dari peralatan masing-masing untuk disinergikan, dan saya minta Dansatgas Karhutla mengkoordinasikan ini," tegasnya, dikutip dari RMOL Sumsel.

Alex tekankan perusahaan bertanggung jawab jika kebakaran terjadi di kawasan milik perusahaan. Kalau yang terbakar di lahan masyarakat, maka masyarakat yang bertanggung jawab. Sedangkan kebakaran di lahan kosong menjadi tanggung jawab semua pihak.

Sebenarnya, lanjut dia, potensi yang dimiliki oleh para stakeholder yang mengikuti rapat itu saja sudah sangat luar biasa. Kalau disinergikan, ia yakin Satgas Karhutla Sumsel mempunyai peralatan, teknologi dan sumber daya manusia terbaik di Indonesia.

"Ini belum disinergikan semuanya, kalau sudah  disinergikan semuanya luar biasa. Insya Allah, Satgas ini bisa dibubarkan tiga tahun lagi," pungkasnya

Komandan Satgas Karhutla Sumsel, Kol. Inf. Kunto Arief Wibowo, menambahkan, pihaknya akan melaksanakan arahan Pemprov Sumsel yang menginginkan sinergi dan integrasi sistem di dalam Pemerintahan Daerah maupun Pemerintahan Provinsi. Serta dilanjutkan dengan sinergitas sistem komunikasi mulai dari yang paling depan hingga yang paling belakang. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya