Berita

Foto/RMOL

Pertahanan

Juara Umum Lomba Tembak AASAM Bukti TNI AD Patut Dibanggakan

SELASA, 30 MEI 2017 | 12:19 WIB | LAPORAN:

. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono menyambut kedatangan kotingen TNI AD yang telah mengikuti lomba tembak Australian Army Skill at Arms Meering (AASM) Tahun 2017.

Mulyono mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap prestasi yang telah diraih yakni mempertahankan predikat Juara Umum untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2007.

"Bukan suatu tugas yang ringan untuk dapat mempertahankan gelar juara umum yang telah diraih selama 10 tahun. Atas nama seluruh keluarga besar TNI AD mengucapkan selamat datang kembali di Tanah Air," ujar Mulyono dalam upacara penyambutan di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Selasa (30/5).


Lebih lanjut Mulyono juga menilai keberhasilan mempertahankan gelar Juara Umum membuktikan kepada Angkatan Darat negara-negara sahabat bahwa TNI AD terus membangun diri menjadi tentara moderen, profesional menuju World Class Army yang tangguh dan patut dibanggakan rakyat, bangsa dan negara.

Kemenangan ini, sambung Mulyono juga menjadi ajang Show of Force kemampuan prajurti dan Alutsista TNI AD yang tidak kalah dengan kemampuan Alutsista Angkatan Darat negara lain. Terlebih, senjata yang digunakan oleh kontingen TNI AD diproduksi di dalam negeri oleh PT Pindad.

"Keberhasilan ini juga sekaligus menjadi daya tangkal yang efektif dalam konteks diplomasi militer intenasional," ujar Mulyono.

Perlombaan AASAM 2017 yang diadakan di Australia, Indonesia meraih 28 emas dari 68 medali emas yang diperebutkan. Selain itu kontingen TNI AD juga menyabet enam perak dan lima perunggu, dengan begitu mempertahankan Juara Umum untuk yang kesepuluh kalinya.

Disamping itu, salah satu kontingen TNI AD, Serda Woli Hamsan mendapat penghargaan sebagai petembak terbaik pada kategori perorangan.

AASAM merupakan kegiatan lomba tembak Angkatan Darat berskala internasional yang diikuti negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Pada AASAM kali ini diikuti 20 negara.

"Lomba ini memiliki nilai yang sangat strategis sebagai ajang unjuk keterampilan dan kemampuan prajurit AD khususnya dalam menembak," tutup Mulyono. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya