Berita

Nusantara

Maju Pilkada, Birokrat Pilih Golkar

SENIN, 29 MEI 2017 | 18:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Penjaringan bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Cirebon diramaikan wajah-wajah birokrat.

Tak hanya PDI Perjuangan yang jadi panggung para birokrat untuk tampil pada pesta demokrasi lima tahunan di Cirebon, Partai Golkar pun masih menunjukkan esksistensinya dalam hal merangkul birokrat.

Hari ini, Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Daerah, Dadang Tresnayadi, mendaftarkan dirinya sebagai balon bupati dan wakil bupati pada Pilbup 2018 melalui Golkar.


Seremoni pendaftaran Dadang terbilang sederhana. Hanya keluarga dan jamaah dari pengajian yang mengantar Dadang mendaftar di Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon.

"Ini tindak lanjut dari proses pengambilan formulir. Akhirnya, hari ini saya menyerahkan langsung kepada Bapak Ketua DPD," ungkap Dadang, dikutip RMOL Jabar.

Diakui Dadang, dirinya sudah sejak lama jatuh cinta pada Golkar. Orang tua Dadang pun merupakan kader Golkar tulen.

"Tujuan mendaftar ini sebenarnya sudah lama sekali. Alhamdulilah sekarang bisa, semoga mendatang Golkar semakin kuat. Saya mendaftar ke Golkar ini karena sejak dulu Golkar memiliki kekuatan," katanya.

Lagi, Dadang mengatakan, dirinya prihatin melihat pembangunan yang ada di Kabupaten Cirebon. Tak sedikit pembangunan yang direalisasikan melenceng dari rencana pembangunan yang sudah ada.

"Masyarakat saat ini menangis. Kita sedang menunggu pembangunan yang benar-benar. Tidak seperti saat ini, karena hasilnya setelah dievaluasi tak ada artinya apa-apa. Artinya, pembangunan infrastuktur kita belum sesuai harapan," ujarnya.

Berangkat dari kondisi itu, Dadang tergerak untuk maju mencalonkan diri sebagai bupati.

"Saya seharusnya pensiun pada Mei 2018, sudah 33 tahun menjadi PNS. Dengan pengalaman saya, saya akan wujudkan cita-cita pembangunan yang sesuai harapan," ujarnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya