Berita

Olahraga

Asian Games XVIII Harus Dikerjakan Secara Gotong Royong

JUMAT, 26 MEI 2017 | 21:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sesuai dengan arahan Wakil Presiden Jusuf Kalla, laporan penyelenggaraan Asian Games harus dilaporkan minimal satu kali dalam sebulan.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, dalam rapat koordinasi (Rakor) terkait persiapan penyelenggaraan Asian Games XVIII di kantor Inasgog, Jakarta, Jumat (26/5)

"Harapan saya sebelumnya laporan tersebut sampai ke tangan Wapres, kita harus perbaiki dulu bersama serta menutupi kekurangan laporan itu," kata Puan.


Puan mengingatkan bahwa penyelenggaraan Asia Games XVIII Tahun 2018 adalah kali kedua Indonesia menjadi Tuan Rumah. Sebelumnya, Indonesia pernah menjadi Tuan Rumah pada Asian Games IV tahun 1962.

"Jadi penyelenggaraan kali ini adalah gawe besar dan harus di sukses bersama dan dikerjakan bersama-sama serta dengan cara bergotong royong," harapnya.

Perihal persiapan Countdown (Hitung mundur) penyelenggaraan Asian Games yang rencananya akan diselenggarakan di Monas dan Sungai Musi, Puan mengingatkan agar panitia penyelenggara memiliki plan B sebagai pengganti apabila plan A tidak terlaksana. Puan juga mempertanyakan terkait respon daerah yang ingin mensukseskan penyelenggaraan Asian Games secara parsial. Menurut Menko PMK, sebaiknya kegiatan-kegiatan dalam rangka mendukung kesuksesan Asian Games di berbagai daerah harus berkoordinasi dengan Inasgog.

"Jangan sampai kegiatan tersebut tidak terkoordinasi dengan baik, padahal niatnya baik tapi karena kurang Koordinasi jadi terkesan tidak baik," tutup Menko PMK.

Sebelum rapat, Menko PMK didampingi Ketua Inasgog, Erick Tohir; Plt. Deputi Bidang Koordinasi Budaya, Nyoman Shuida; dan Staf Khusus Menko PMK; berkesempatan meninjau Gedung Serbaguna yang rencananya akan dijadikan sebagai front office Inasgog. Selain Ketua Inasgog Erick Tohir, Rakor sore ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua I, Syafrie Syamsuddin; dan para Deputi Inasgog lainnya. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya