Berita

Presiden Jokowi/Net

Bisnis

Semua Menteri Tahun Depan Dipatok Harus Dapatkan WTP

Jokowi Kecewa Dua Kementerian Disclaimer
JUMAT, 26 MEI 2017 | 08:56 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Presiden Jokowi me­nyampaikan secara ter­buka kementerian/lem­baga negara yang laporan keuangannya mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan Tidak Menyatakan Pendapat (TMP/disclaimer) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kementerian/lembaga yang mendapatkan TMP, disebutkan Jokowi, Ke­menterian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Komnas HAM, TVRI, dan Badan Ekonomi Kreatif.

"TVRI, bolak balik disclaimer, bertahun-tahun nggak rampung-rampung. Kita sekarang mulai harus urus hal-hal seperti ini, biar semua ngerti mana yang Wajar Tanpa Pengecualian, mana yang WDP, dan mana yang Disclaimer," ungkap Jokowi saat acara Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) 2016 di Istana Bogor, Jawa Barat, kemarin.


Sementara itu kemen­terian atau lembaga yang masih mendapat predikat WDP, lanjut Jokowi, yakni Kementerian Pertahanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BKKBN (Badan Kepen­dudukan dan Keluarga Be­rencana Nasional) Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Informasi Geosasial (BIG), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), dan Radia Republik Indonesia (RRI).

Jokowi ingin semua ke­menterian/lembaga tahun depan bisa melakukan per­baikan. "Target tahun de­pan semuanya WTP. Jangan ada yang disclaimer, WDP aja nggak boleh. Memang sudah kewajiban kita untuk mengelola keuangan kementerian, keuangan lembaga karena ada uang rakyat," tegasnya.

Jokowi memerintahkan kementerian atau lembaga yang belum mendapat predikat WTP untuk mem­bentuk taks force atau satuan kerja untuk menyelesaikan masalah laporan keuangan. Kemudian, satuan kerja itu melakukan kerja sama satgas dengan BPK. Dia yakin, kerja sama dengan BPK, akan membawa pe­rubahan. Laporan keuangan yang semula WDP bisa WTP, dan yang disclaimer bisa loncat langsung WTP tahun depan.

"Sebetulnya dapat WTP itu hal yang biasa. Karena memang itu kewajiban kita dalam penggunaan uang rakyat, uang negara harus dikelola dengan baik," jelasnya.

Jokowi bersyukur pe­merintah pusat akhirnya mendapat predikat WTP atas Laporan LKPP 2016. "Ini adalah hasil sebuah kerja keras kita bersama selama ini, kementerian dan semua lembaga yang menggunakan uang rakyat pengguna APBN," ucap­nya.

Sekadar informasi, da­lam melakukan penilaian laporan keangan BPK menetapkan empat opin. Yakni, WTP, WDP, tidak wajar, dan disclaimer.

Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara sebelum­nya menerangkan, salah satu alasan pihaknya tidak memberikan opini atas laporan keuangan kepada KKP karena Dari hasil pe­meriksaan ada masalah terkait pengadaan 750 ka­pal untuk para nelayan. BPK menemukan adanya ketidaksesuaian adminis­trasi dalam pertanggung­jawaban pengadaan terse­but. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya