Berita

Foto: Parstoday

Dunia

Kapolri Tito Kunjungi Iran, Dijanjikan Kerjasama Lawan ISIS

JUMAT, 26 MEI 2017 | 08:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kepolisian Republik Islam Iran siap membagi pengalaman dengan Kepolisian Republik Indonesia dalam menghadapi terorisme, khususnya yang dilancarkan oleh ISIS atau Daesh.

Hal itu ditegaskan Kepala Kepolisian Iran Brigadir Jenderal Hossein Ashtari dalam pertemuan dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, di Tehran, Kamis (25/5), seperti dikutip dari Parstoday.

Tito tiba di Tehran Rabu petang (24/5).


"Salah satu isu utama negara-negara adalah pemberantasan terorisme, dan sayangnya, dengan skenario jahat sejumlah negara untuk mencoreng citra Islam, mereka berusaha membentuk kelompok-kelompok teroris seperti Daesh (ISIS) ," ujar Hossein Ashtari.
 
Ia menjelaskan, kekuatan-kekuatan arogan dunia selalu berusaha untuk mencoreng wajah Islam yang penuh rahmat, dan polisi harus menggagalkan upaya musuh mencapai tujuan-tujuannya.
 
Hossein Ashtari juga mengungkapkan kesiapan penuh Iran untuk menularkan pengalamannya kepada negara-negara Muslim termasuk Indonesia.
 
"Republik Islam Iran bisa mentransfer pengalaman-pengalamannya kepada negara sahabat dan Muslim Indonesia terkait pemberantasan terorisme, narkoba dan cyber space," ujarnya.
 
Kepala Kepolisian Iran lebih lanjut menekankan perluasan hubungan antara polisi interpol dan ekstradisi pelaku kejahatan.
 
Jenderal Tito mengapresiasi itikad baik kepolisian Iran untuk meningkatkan interaksi dan pertukaran pengalaman antarkedua negara.
 
"Iran sebagai sebuah negara Muslim memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan keamanan Indonesia, dan hingga sekarang tidak ragu-ragu untuk memberikan bantuan-bantuannya," kata Tito.
 
Kapolri menambahkan bahwa sebelum berangkat ke Iran, ia telah bertemu dengan Joko Widodo, Presiden RI yang menegaskan peningkatan hubungan antarkepolisian kedua negara.
 
Menurut Tito, prioritas pertamanya adalah pemberantasan terorisme. Selain itu, Tito menjelaskan bahwa Polri juga menghadapi masalah perdagangan narkoba dan manusia. Operasi memberantas kejahatan-kejahatan ini memerlukan interaksi di antara negara-negara sahabat dan Muslim seperti Iran.
 
Kapolri juga menyinggung pentingnya penyelesaian persoalan di antara negara-negara Muslim oleh mereka sendiri.
 
Ia mengatakan, Indonesia siap untuk menjalin kerjasama di semua bidang untuk meningkatkan keamanan di negara-negara Muslim.
 
"Iran merupakan sebuah negara aman di antara negara-negara yang tidak aman, di mana muncul pertanyaan bagi kami bahwa dalam kondisi seperti ini bagaimana Iran mampu menjaga keamanannya, dan di sinilah penggunaan pengalaman polisi di negara ini adalah penting," demikian Tito.
 
Di akhir pertemuan tersebut, beberapa dokumen di bidang peningkatan kerjasama telah ditandatangani oleh Kepala Polisi Iran dan Indonesia.
 
Dari Iran,  Tito akan melanjutkan kunjungannya pekan ini ke Turki dan berakhir di Arab Saudi. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya