Berita

Gatot Nurmantyo

Politik

Puisi yang Dibacakan Panglima TNI untuk Kelas Kopral

KAMIS, 25 MEI 2017 | 14:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo membacakan puisi berjudul Tapi Bukan Kami Punya saat berbicara di Rapimnas Partai Golkar di Balikpapan, Kalimantan Timur, hari Senin lalu (22/5). Sesuatu yang sangat jarang terjadi mengingat puisi itu bernada kritik sosial yang menyindir ketidakadilan.

Hari Rabu kemarin (24/5), berbicara di di kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kementerian Dalam Negeri, Jenderal Gatot menjelaskan maksud mengapa dirinya membaca puisi tersebut.

Dia tak mau masyarakat Indonesia akan terusir dari negerinya. Kalau pun tidak terusir, tetapi akan terpinggirkan dan tidak memiliki tanah kelahirannya lagi.


Jenderal Gatot mencontohkan sejumlah kejadian di masa lalu yang memperlihatkan betapa rakyat setempat kehilangan hak kepemilikan karena tidak mampu menghadapi gelombang migrasi bangsa lain. Seperti yang terjadi di daratan utara Amerika, juga di Singapura.

“Jadi kalau tidak waspada, anakmu pun bisa seperti Jaka (tokoh utama dalam puisi itu). Apabila kita tidak waspada, bisa seperti Jaka tadi. Habis terpinggirkan, bukan orang Indonesia lagi,” ujarnya.

Jenderal Gatot juga mengutip sejumlah perkiraan di masa depan mengenai migrasi di banyak kawasan dunia. Pada tahun 2050 diperkirakan sebanyak 480 juta manusia akan meninggalkanm tempat mereka, mengungsi ke belahan lain dunia. Sebelumnya, di tahun 2020 diperkirakan 60 juta orang dari Sub Sahara di Afrika akan mengungsi karena tidak bisa lagi tinggal di tanah mereka.

Banyak yang menyambut puisi sang Jenderal dengan tepuk tangan dan puji-pujian.

Tetapi tak sedikit juga yang mengecam dan menganggap sang Jenderal sedang melakukan manuver politik.

"Andaikan yang bersajak Tapi Bukan Kami Punya itu seorang kopral, saya akan angkat topi. Tapi kalau seorang jenderal yang bersajak, apa sih yang tidak dimiliki seorang jenderal?” ujar seorang purnawiran yang kini menjadi anggota Dewan di sebuah grup Whatsapp yang terdiri dari banyak tokoh dan politisi senior.

“Gaji besar, tunjangan gede, rumah dinas dengan delapan kamar, mobil juga gratis, setiap saat di jaga gratis , bensin dan handphone juga di bayarin dan pergi kemana pun tak mikir ongkos. Sajak itu mestinya begini, Apa Yang Aku Tidak Punya,” tulisnya lagi sambil di bagian akhir menambahkan kata maaf.

“Kalau puisi Denny JA dan dibacakan sendiri oleh Denny atau kopral kita cukup makfum. Tapi kalau panglima yang baca puisi ini, ya susah dimengerti dan bisa multi-interpretasi,” tulis anggota grup WA lainnya.

Penulis terakhir ini benar adanya. Manuver seorang jenderal apalagi Panglima TNI membacakan sebuah puisi bernada kritik sosial memang bukan hal yang biasa. Dan tidak bisa tidak, pasti akan memunculkan berbagai spekulasi. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya