Berita

Politik

Delegasi Muda Golkar Kerap Kabur Saat Jambore Nasional

RABU, 24 MEI 2017 | 15:56 WIB | LAPORAN:

Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi menilai delegasi yang baik buat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) perlu pembekalan saat jambore nasional.

Namun, setiap Jambore, delegasi muda partai Golkar itu kerap menghilang dari lokasi acara. Sehingga, proses pembekalan tidak terserap maksimal.

"Nanti, jambore nasional kita adakan di Kepulaun Seribu. Kita cari pulau yang aksesnya susah. Jadi, begitu (peserta jambore) sampai, kapal pulang. Yang bisa kabur hebat," ujar Fayakhun dalam sambutannya dalam Musda VIII DPD AMPI di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Rabu (24/5).


Untuk itu, Ketua Umum DPP AMPI, Dito Ariotedjo mengimbau kalangan muda untuk bergabung dalam AMPI agar memiliki kegiatan yang positif. Berkaca pada pengalaman pribadinya, Dito mengaku sempat melakukan hal-hal negatif saat dirinya masih sekolah. Artinya, kalangan muda kerap berbuat negatif saat kurangnya kegiatan di sekitar mereka.

"Waktu saya SMA sering ikut tawuran. Karena tidak ada kegiatan positif. DKI (Jakarta) juga ada banyak tawuran, karena kurangnya kegiatan bermanfaat untuk anak muda. AMPI sendiri beruntung dapat dukungan dari Ketua DPD (Golkar) yang visioner dan punya cara merangkul anak muda," paparnya seraya melirik Fayakhun.

Selain itu, Dito berharap, kepengurusan DPD AMPI yang baru nanti, dapat lebih banyak turun ke masyarakat. Sehingga, dapat menjaring lebih banyak delegasi muda calon kader Golkar.

"Kalau lihat sejarah, AMPI didirikan karena Golkar kehilangan suara di Jabodetabek. Sekarang saatnya untuk bangkit lagi. Kita tidak perlu ikut gontok-gontokan dengan elit politik. DKI ini tidak terlalu besar, ketua (DPD AMPI) bisa sambangi wilayah tiap minggu," imbaunya.

Selain Fayakhun dan Dito, pembukaan Musda tersebut juga dihadiri Ketua Plt AMPI DKI Jakarta Kemas Ilham Akbar. Termasuk juga perwakilan dari Kosgoro, Soksi, hingga AMPG.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya