Berita

Net

Politik

Makassar City Expo, Refleksi 3 Tahun Pemerintahan

SELASA, 23 MEI 2017 | 21:45 WIB | LAPORAN:

Makassar City Expo (MC Expo) 2017 secara resmi dibuka di Pantai Losari pada Senin kemarin (22/5).

Kegiatan itu menjadi rangkaian peringatan tiga tahun kepemimpinan Mohammad Ramdhan Pomanto dan Syamsu Rizal sebagai wali kota dan wakil wali kota Makassar.

Menurut Danny Pomanto, sapaan akrab wali kota Makassar, pelaksanaan MC Expo 2017 merupakan refleksi atas pencapaian dan bentuk pertanggungjawaban pemerintahannya kepada masyarakat. Dia mengatakan, banyak hal yang telah dicapai pemerintahannya namun hal itu belum sempurna karena juga masih banyak persoalan yang harus dibenahi ke depan.


"Walaupun kami belum sempurna dalam bekerja, tapi kami menjamin bahwa semua program, visi, dan misi yang kami sampaikan saat pelantikan 2014 lalu akan kami selesaikan dan rampungkan hingga akhir masa jabatan," ungkap Danny dalam keterangannya, Selasa (23/5).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat beberapa kemajuan penting Makassar di bawah kepemimpinan Danny Pomanto dan Syamsu Rizal.
"Yang terpenting adalah pertumbuhan ekonomi Makassar. Pada saat pertama kami berdua dilantik posisi GDP Growth 7,11 persen dan hari ini kita masuk pada delapan persen," beber Danny.

Dari sisi pendapatan kala pasangan tersebut dilantik, pendapatan masyarakat Makassar sekitar Rp 70 juta per tahun. Namun saat ini, berdasarkan data BPS tahun 2016, tercatat pendapatan meningkat hingga sekitar Rp 86 juta atau USD 6.800 per tahun. Sedangkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dulunya hanya 75 saat ini telah meningkat ke angka 80,53. Termasuk tertinggi di Indonesia. Begitu halnya dengan tingkat kebahagiaan warga juga tertinggi di Indonesia.

"Indek kebahagiaan Indonesia sekitar 69 persen, kota- kota maju lainnya sekitar 70 persen. Makassar tembus di angka 75,21 persen," kata Danny.

Dengan capaian itu, Danny memastikan dirinya tidak akan berhenti bekerja dengan memenuhi janji- janji kepada masyarakat. Salah satunya membentuk pemerintahan yang transparan.

"Karenanya setiap tahun kita mengadakan pertanggungjawaban visual. Apa-apa inovasi yang sudah jalan, apa uang negara yang sudah kita pakai," tegasnya. [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya