Berita

Dunia

Wartawan Taiwan Ditolak Meliput WHA, Taipei Protes Keras

SELASA, 23 MEI 2017 | 21:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kementerian Luar Negeri Republik China atau Taiwan sangat kecewa karena wartawan Taiwan tidak diber akses untuk meliput World Health Assembly (WHA)di Jenewa, Swiss, yang berlangsung hari Senin kemarin (22/5).

Taiwan meminta anggota WHO dan komunitas pers internasional mendesak WHO agar menghormati kebebasan pers dan memberikan akses kepada wartawan Taiwan. Bagaimana juga wartawan Taiwan memiliki hak untuk melaporkan pertemuan itu.

Kecaman Taiwan itu disampaikan Dewan Koordinasi Diplomasi Publik dan diterima redaksi dari Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) di Jakarta.


“Sebagai badan khusus PBB, WHO memiliki tanggung jawab untuk melindungi hak semua orang di seluruh dunia terhadap pengetahuan dan kebebasan berbicara. WHO bekerja untuk kepentingan umum dengan memastikan keamanan kesehatan semua manusia,” tulis pernyataan itu.

Sayangnya, WHO telah melengkung di bawah tekanan politik dan membatasi akses pers Taiwan ke WHA.

“Ini adalah pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia universal dan prinsip keadilan untuk semua yang ingin dicapai oleh PBB. Kementerian Luar Negeri Taiwan telah meminta agar sekutu diplomatik Taiwan dan negara-negara sahabat lainnya sama-sama memprotes WHO dan secara bersama-sama mempertahankan kebebasan pers,” sambung pernyataan itu.

Kemlu Taiwan mengingatkan WHO untuk mematuhi konstitusinya sendiri, dan berusaha untuk memajukan kesehatan semua manusia tanpa membedakan ras, agama, kepercayaan politik, dan kondisi ekonomi atau sosial.

Pada bagian lain, WHO juga diingatkan untuk menghormati dan menjunjung hak wartawan Taiwan untuk meliput pertemuan tersebut, dan melindungi kebebasan pers. [dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya