Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Komisi IX Janji Tanyakan PHK 214 Karyawan Manulife Ke Kemenaker

SENIN, 22 MEI 2017 | 13:41 WIB | LAPORAN:

Pemutusan hubungan kerja (PHK) 214 karyawan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia pada akhir Desember 2016 lalu, juga telah didengar oleh komisi bidang tenaga kerja di Senayan.

Wakil Ketua Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay berjanji akan menanyakan langsung PHK karyawan Manulife itu kepada pihak Kementerian Tenaga Kerja dalam rapat kerja nanti.

"Kalau pengaduan resminya ada, tentu akan disampaikan langsung kepada Kemenaker (dalam rapat kerja). Bahkan, akan ditanyakan juga langkah-langkah apa yang mereka lakukan untuk menyelesaikannya," terang Saleh kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/5).


Saleh mengatakan, pengaduan semacam ini sebetulnya seringkali diterima komisinya dari masyarakat.

"Bahkan pada kasus-kasus tertentu, Komisi IX menunjuk beberapa orang tenaga ahli komisi untuk mengikuti dan menindaklanjuti pengaduan dan aspirasi yang disampaikan," jelasnya.

Hemat dia, pihak Manulife tidak membiarkan masalah PHK itu berlarut-larut.

"Kita mendesak agar perusahaan  PT Asuransi Jiwa Manulife untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik," ucapnya.

Jika dalam kasus PHK ini tidak ada titik temu antara pihak perusahaan dengan karyawan, menurut dia, pemerintah, dalam hal ini Kemenaker harus menjadi mediator yang baik.

"Di Kementerian Tenaga Kerja itu, ada Direktorat Jenderal yang khusus menangani pembinaan hubungan industrial. Jika persoalan antara perusahaan dan karyawannya, mereka tentu memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikannya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan siap memberikan sanksi kepada Manulife Indonesia jika terbukti merealisasikan PHK ratusan karyawannya pada akhir 2016 tanpa merencanakannya dalam rencana bisnis tahunan.[wid]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya