Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

HNW: Kebangkitan Nasional Hasil Dari Kebersamaan

SENIN, 22 MEI 2017 | 06:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kebangkitan nasional Indonesia dimulai dengan kepedulian pada masalah pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia diiringi dengan upaya menghidupkan ekonomi yang mandiri. Kebangkitan nasional ini merupakan hasil kerja sama antara seluruh elemen bangsa.

Begitu kata Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid saat menjadi menjadi pembicara dalam seminar nasional kebangsaan bertema 'Pendidikan Pilar Kekuatan Bangsa' di Kampus Bina Sarana Informatika (BSI) Kalimalang, Jakarta, Sabtu (20/5).

"Kebangkitan nasional Indonesia adalah hasil dari kebersamaan," ujarnya.


Dijelaskan pria yang akrab disapa HNW itu, kebangkitan nasional Indonesia yang dimulai dengan lahirnya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 adalah bentuk kesadaran mahasiswa Stovia tentang pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam mengubah perjuangan fisik menjadi perjuangan melalui jalur pendidikan. Semua itu juga tidak lepas dari kebersamaan yang terjalin antar elemen.

Kebangkitan nasional Indonesia, lanjut Hidayat, merupakan kontribusi berkelanjutan mulai dari tahun 1908, kemudian Sumpah Pemuda 1928, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Pancasila, UUD 1945 pada 18 Agustus 1945.

"Kebangkitan nasional Indonesia adalah kebersamaan. Kebersamaan yang menghasilkan kesepakatan Proklamasi, Pancasila, UUD 1945. Kebersamaan ini perlu diapresiasi," paparnya.

Hidayat menambahkan peran penting kaum terdidik dan terpelajar seperti Bung Karno, Muhammad Natsir, serta anggota BPUPKI yang telah menyepakati Pancasila, UUD 1945.

Politisi PKS ini berharap, di masa kini kembali muncul peran kaum terdidik, terpelajar, dan masyarakat kampus untuk membangkitkan Indonesia yang kini masih terpuruk di sejumlah bidang.

"Kita perlu menghadirkan kembali kaum terdidik, terpelajar, dan masyarakat kampus untuk kebangkitan kembali Indonesia," ujarnya.

Adapun dalam seminar peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional ini turut menghadirkan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno, mantan Menpora Adyaksa Dault, dan Mochammad Wahyudi. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya