Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Bertemu 50 Pemimpin Muslim, Trump Diprediksi Akan Hindari Tafsiran Anti Islam

MINGGU, 21 MEI 2017 | 18:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan akan bertemu dengan 50 pemimpin muslim di sela kunjungannya di Arab Saudi. Pertemuan ini akan digelar di Riyadh, pada hari Minggu (21/5) waktu setempat.

Dalam pertemuan ini, Trump akan mengungkapkan harapannya kepada pemimpin muslim untuk bisa mewujudkan visi Islam yang damai.

Pertemuan ini terbilang kontroversi mengingat dua bulan lalu, Trump mengeluarkan larangan bagi 6 negara muslim memasuki wilayah AS. Termasuk, segenap kampanyenya yang menggebu-gebu memperlihatkan anti dengan Islam.


"Pidato ini berawal dari larangan muslim yang dikeluarkan Trump, baik dalam kampanye maupun melalui kebijakan di 100 hari kerjanya," ujar analis dari Al Jazeera, Hashem Ahelbarra.

Hashem menilai ucapan Trump tentang para pengungsi dan Islam telah membuat ketegangan dan memberi label bahwa Trump anti dengan Islam.

Atas alasan itu, ia diprediksi dalam pidatonya nanti Trump tetap akan bersikeras mengajak para pemimpin muslim untuk memerangi ideologi radikal, tapi di satu sisi menjauhi tafsiran bahwa dirinya anti dengan Islam.

"Ia juga akan sejauh mungkin menghindari tafsiran bahwa dirinya anti dengan Islam atau dunia musli," sambungnya,

Sementara itu, Penasihat Keamanan Nasional AS, HR McMaster, menjelaskan bahwa Trump akan memberikan pidato yang inspiratif.

"Dia akan bertemu dan makan siang bersama pemimpin lebih dari 50 negara Muslim, di mana dia akan menyampaikan pidato langsung yang inspiratif mengenai kebutuhan untuk menghadapi ideologi radikal dan harapan presiden untuk mewujudkan visi Islam yang damai," urainya jelang kunjungan Trump. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya