Berita

Puan Maharani/Net

Politik

Menko PMK Dorong Pendidikan Jasa Keuangan Ke Sekolah

KAMIS, 18 MEI 2017 | 12:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Edukasi tentang industri jasa keuangan diharapkan bisa menyebar ke seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, pendidikan tentang jasa keuangan perlu diterapkan dalam mata pelajaran sekolah.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (MenkoPMK) Puan Maharani saat peluncuran Strategi Perlindungan Konsumen Keuangan (SPKK) Tahun 2013-2027 di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (18/5).

"Sekarang di sekolah juga ada pelajaran tentang jasa keuangan. Akan saya cek ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, apakah hanya sekolah tertentu saja yang memberikan pelajaran jasa keuangan atau semua sekolah. Sebab pendidikan jasa keuangan ini sangat penting," ujar Puan.


Peluncuran SPKK sendiri adalah langkah evaluasi program Perlindungan Konsumen OJK 5 tahun berjalan dan upaya menjawab tantangan di 10 tahun mendatang. Acara peluncuran dihadiri Ketua Dewan Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad, Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio, para pengusaha, serta masyarakat dan pelajar.

Puan menambahkan, edukasi kepada semua lapisan masyarakat tentang jasa keuangan sangatlah perlu dilakukan karena di jaman modern sekarang ini hampir semua interaksi keuangan dilakukan secara online dan hampir semua masyarakat punya gadget. Dengan pendidikan keuangan yang baik, maka masyarakat akan terbuka untuk ikut mengakses dan mengambil manfaat dari perkembangan jasa keuangan.

Pendidikan jasa keuangan, lanjut Puan, juga sejalan dengan upaya pemerintah yang bertekat mengurangi kemiskinan dan ketimpangan ekonomi.

"Perlu dibukanya akses keuangan bagi masyarakat selebar-lebarnya, sehingga sinergi antara semua instansi dengan industri jasa keuangan akan menjadi solusi. Nantinya semua masyarakat punya kesempatan terhadap akses keuangan, terutama ibu-ibu dan anak-anak di semua lapisan masyarakat," tegasnya.

Dijelaskan Puan, peran yang diharapkan dari SPKK OJK adalah untuk membantu masyarakat terhadap akses keuangan sehingga punya daya saing dalam persaingan global.

"Kita semua selalu konsern terhadap jasa keuangan karena perusahaan di Indonesia banyak dan kita saat ini mengelola bansos non tunai. Kami ajak masyarakat, baik ibu-ibu dan anak-anak yang terbuka dengan industri keuangan," imbuhnya.

Puan mengingatkan bahwa masyarakat perlu diedukasi supaya mengetahui ada bursa efek, dan pelajaran keuangan tentunya akan membawa masyarakat untuk ikut masuk ke arah yang lebih maju. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya