Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Polisi Bandung Tidak Segan Tembak Pelaku Curanmor

KAMIS, 18 MEI 2017 | 08:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Polrestabes Bandung tidak segan-segan menindak tegas para pelaku aksi kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) yang sepekan terakhir marak terjadi.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo menerangkan bahwa komplotan pelaku ini umumnya melakukan curas minimal 2 hingga 6 orang. Masing-masing pelaku memiliki peranan masing-masing.

"Komplotan pelaku tersebut melakukan pembagian tugas, ada yang survei, membuntuti korban, dan ada sebagai eksekutor," ujar Kombes Pol Hendro Pandowo seperti diberitakan RMOLJabar, Kamis (18/5).


Dijelaskan Hendro bahwa aksi ini banyak dilakukan di jalan umum di sekitar Bandung. Untuk menanggulangi kasus ini, Hendro menyebut, pihaknya tidak segan menindak tegas. Bahkan hingga melepaskan tembakan jika pelaku melakukan perlawanan.

"Bahkan ada dua pelaku curanmor yang melakukan perlawanan kepada petugas sehingga ditembak mati," terang Hendro.

Kemudian, menurut Hendro, rata-rata pelaku kejahatan curas sebelum melakukan aksinya diduga telah meminum minuman keras dan mengkonsumsi obat-obatan.

"Sebagian dari mereka melakukan seperi itu, karena kalau kita lihat tingkat keberanian mereka sangat tinggi, diduga mengkonsumsi minuman keras," papar Hendro.

Perlu diketahui selama 10 hingga 17 Mei 2017, Satreskrim Polrestabes Bandung telah menangkap 58 tersangka kasus curas dari 47 lokasi yang menjadi aksi kejahatan. Sejumlah barang bukti, mulai dari alat yang dipakai kejahatan, tas, laptop, serta 12 kendaraan bermotor berhasil diamankan petugas. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya