Berita

Donald Trump/Repro

Dunia

Disudutkan Soal Pemecatan Comey dan Isu Membocorkan Informasi Rahasia, Trump: Tundukkan Kepala, Lawan, Lawan, Lawan

RABU, 17 MEI 2017 | 23:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pekan ini Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump menghadapi serangan yang semakin berat dari lawan-lawan politiknya.

Setelah kasus pemecatan Direktur FBI James Comey, Trump dituding membocorkan informasi rahasia dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Rusia Sergei Lavrov dan Dutabesar Rusia untuk AS Sergei Kislyak hari Rabu pekan lalu.

Di tengah serangan itu, kemarin (Selasa, 16/5) Trump mengumumkan rencana perjalannya ke sejumlah negara, termasuk tiga negara yang menjadi pusat agama besar dunia, yakni Arab Saudi, Israel dan Vatikan. Ini adalah perjalanan pertama Trump sejak dilantik menjadi presiden pada bulan Januari lalu. Rencana itu diumumkan oleh Penasihat Keamanan Nasional HR McMaster.


Trump baru muncul ke hadapan beberapa saat lalu, Rabu siang waktu AS (17/5). Dia memberikan pidato pada pelantikan perwira Coast Guard AS di Connecticut.

Trump tampil meyakinkan. Selain mengucapkan selamat kepada perwira Coast Guard AS yang diwisuda, dia juga menyinggung serangan lawan-lawan politiknya lewat media, juga menjelaskan rencana perjalanannya ke sejumlah negara yang akan dimulai Sabtu mendatang (20/5).

“Dalam perjalanan hidup Anda, Anda akan menemukan kenyataan bahwa hal-hal yang terjadi pada diri Anda tidak semestinya. Tetapi Anda harus tetap menundukkan kepala dan lawan, lawan, lawan,” ujarnya memberi semangat pada wisudawan.

“Jangan pernah sekalipun menyerah. Semuanya akan menjadi baik-baik saja,” sambung Trump.

Trump mengajak wisudawan melihat pengalaman hidupnya.

“Light bagaimana saya diperlakukan, khususnya oleh media. Tidak ada politisi dalam sejarah… yang diperlakukan dengan tidak adil. Anda tidak boleh membiarkan mereka menjatuhkan Anda,” kata Trump lagi disambut tepuk tangan.

“Serangan membuatmu menjadi lebih kuat. Jangan menyerah, jangan mundur, dan jangan berhenti melakukan apapun yang kamu percaya benar,” masih katanya.

Dia menambahkan, dirinya mendapatkan serangan begitu banyak hanya dalam waktu singkat sejak dirinya menjadi presiden walaupun dia sudah melakukan banyak hal dalam waktu yang singkat itu. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya