Berita

Politik

Pemuda Muhammadiyah Cilacap Resmikan Satgas Advokasi

RABU, 17 MEI 2017 | 13:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemuda Muhammadiyah berkomitmen untuk terus melakukan advokasi kepada umat Islam dan rakyat Indonesia umumnya untuk mendapatkan keadilan, termasuk di daerah-daerah. Karena itu pula, Pemuda Muhammadiyah Cilacap meresmikan Satgas Advokasi.

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Bidang Hukum, Faisal, meresmikan Satgas Advokasi Pemuda Muhammadiyah Cilacap dalam rangkaian diskusi umum "Merawat Nalar Keadilan untuk Mustad'afin" di Auditorium Kampus STIEM, Cilacap, kemarin.

Faisal menjelaskan Satgas Advokasi ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari nalar baru gerakan Khittah Cipondoh dari hasil Tanwir I Tanggerang kemarin. Bahwa setiap kader muda Muhammadiyah harus memiliki integritas dan produktifitas dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan.


"Kepemimpinan yang membebaskan, mendukung kemanusiaan, keadaban, keadilan, dan kesetaraan untuk menolong mustad'afin. Dari diskusi ini sangat menarik karena berkaitan antara tema merawat nalar keadilan sekaligus meresmikan Satgas Advokasi yang pada akhirnya untuk membela para mustad'afin," jelas Faisal yang menjadi pembicara dalam diskusi tersebut.

Dia menjelaskan PP Pemuda Muhammadiyah membentuk Satgas Advokasi pada akhir Maret lalu menyusul banyaknya permintaan dari masyarakat untuk mendapatkan​ keadilan hukum baik terkait advokasi litigasi dan non litigasi. Permintaan itu semakin deras terutama setelah Pemuda Muhammadiyah mengadvokasi keluarga Almarhum Siyono.

Selain keluarga Almarhum Siyono, Satgas juga mengadvokasi petani Karawang, Kendeng, dan juga Rubby Peggy yang sebelumnya dilaporkan pendukung Basuki T. Purnama ke Polres Jakarta Barat.

Karena itu, Faisal memyambut baik inisiatif Pemuda Muhammadiyah Cilacap dengan responsif mendirikan Satgas Advokasi.

"Pemuda Muhammadiyah memang harus menanamkan investasi termahal yaitu merawat nalar integritas dan nalar produktivitas gerakan untuk mencapai tujuan Muhammadiyah yang berkeadilan sosial," ucap kandidat Doktor Undip Semarang ini.

Ketua PDPM Cilacap, Rahmat Purnomo, mengamini. Dia mengakui Pemuda Muhammadiyah harus mengimplementasikan nalar spirit gerakan sebagai kader umat, kader bangsa dan kader perserikatan untuk menegakkan keadilan sosial untuk kaum mustad'afin.

"Maka kami dari PDPM Cilacap sangat membutuhkan sebuah wadah untuk advokasi. Dengan ini kita mengamanahkan kepada Saudara Kamal sebagai Direktur Satgas Advokasi PDPM Cilacap untuk menegakkan keadilan sosial bagi para mustad'afin," tandasnya. [zul]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya