Berita

Politik

LBH Keadilan: Peluru Anggota Polri Nyasar Ke Rumah Ke PKS Mengikis Rasa Aman

SELASA, 16 MEI 2017 | 17:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pihak Kepolisian disarankan untuk melakukan tes psikologis kepada anggotanya.

Hal ini menyusul aksi bunuh diri Bripka Teguh Dwiyatno. Dia ditemukan tewas di Asrama Brimob Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Senin kemarin (15/5) setelah menembakkan revolver ke kepalanya sendiri.

"Dugaan bunuh diri Bripka Teguh menjadi bukti bahwa tes psikologi mutlak diperlukan dan harus dilakukan secara rutin. Jika hasil tes psikologi, seorang polisi tidak layak memegang senjata api, maka harus diminta oleh satuannya kerjanya," tegas Advokat Publik LBH Keadilan, Ahmad Muhibullah, petang ini.


LBH Keadilan semakin menyoroti kasus tersebut karena Bripka Teguh melakukan aksi bunuh diri ditengarai karena tertekan secara psikologis pasca diperiksa Propam atas insiden peluru nyasar ke rumah Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini.

"LBH Keadilan meminta Polri agar meningkatkan tata kelola peredaran senjata api. Harus ada audit, baik peredarannya maupun penggunanya. Pengguna juga harus dites psikologinya secara rutin," ungkapnya.

Dia menilai menyasarnya peluru ke rumah Jazuli telah mengikis rasa aman masyarakat.

"Bisa dibayangkan, jika pada saat kejadian ada orang di rumah, maka akan memakan korban jiwa. Dan itu bisa menyasar ke rumah siapapun," tandasnya. [zul] 

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya